HEADLINENEWSPEMERINTAHANPEMKAB SUMENEPREGIONALSUMENEP

Musim Kemarau, Bupati Sumenep Instruksikan OPD Tetap Siaga

258
×

Musim Kemarau, Bupati Sumenep Instruksikan OPD Tetap Siaga

Sebarkan artikel ini
Musim Kemarau, Bupati Sumenep Instruksikan OPD Tetap Siaga
Musim Kemarau, Bupati Sumenep Instruksikan OPD Tetap Siaga

News Satu, Sumenep, Jumat 17 Februari 2023- Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, SH, MH, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap siaga. Sebab, memasuki musim kemarau dalam mengantisipasi bencana kekeringan.

Berdasarkan, prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) awal musim kemarau atau kekeringan berkepanjangan akan mulai terjadi sejak Maret 2023.

Oleh karena itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep, untuk selalu tetap siaga bencana kekeringan panjang pada Agustus 2023 mendatang.

“Waspada terhadap terjadinya kekeringan panjang di Sumenep ini sangat penting dan maka saya minta seluruh OPD siaga mengantisipasi kekeringan,” katanya, Jumat (17/2/2023).

Lanjut Bupati Fauzi, langkah antisipasi dampak kekeringan panjang yang dilakukan Pemkab Sumenep mengacu pada kejadian tahun sebelumnya.

Ia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, harus memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi dan mengatasi bencana kekeringan di seluruh kecamatan, baik daratan dan kepulauan.

“Kita menyuplai air bersih baik daratan dan kepulauan, dan kita siagakan mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat,” tandasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini, juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca panas dan kekeringan nanti.

“Saya harap agar masyarakat berhemat dan cermat menggunakan air bersih untuk keperluan harian rumah tangga maupun areal pertanian dan pengairan lahan produktif,” pungkasnya. (Roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.