Sumenep, Senin 30 Maret 2026 | News Satu- Pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri, manajemen RSUD Moh Anwar Sumenep bergerak cepat memastikan pelayanan kesehatan tetap stabil di tengah potensi lonjakan pasien.
Direktur RSUD Moh Anwar, Erliyati, turun langsung melakukan monitoring ke Poli Terpadu guna mengevaluasi kesiapan layanan sekaligus memastikan standar operasional berjalan optimal, terutama setelah rumah sakit tersebut resmi naik status menjadi tipe B.
Peninjauan difokuskan pada sejumlah aspek krusial, mulai dari alur pelayanan pasien, kesiapan tenaga medis, hingga kelengkapan fasilitas penunjang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap peningkatan jumlah kunjungan pasien yang lazim terjadi usai cuti bersama.
“Monitoring ini penting untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Kami ingin masyarakat tetap mendapatkan layanan terbaik tanpa penurunan kualitas,” ujar dr. Erliyati, Senin (30/3/2026).
Status baru sebagai rumah sakit tipe B membawa konsekuensi peningkatan standar layanan. Manajemen menegaskan, mutu pelayanan tidak bisa ditawar dan harus sejalan dengan profesionalitas tenaga kesehatan serta pendekatan humanis kepada pasien.
“Selain itu, monitoring juga difungsikan sebagai instrumen evaluasi cepat untuk mengidentifikasi kendala di lapangan. Dengan pendekatan ini, setiap potensi hambatan dapat segera direspons dengan solusi konkret,” tandasnya.
Langkah proaktif ini menjadi bagian dari strategi RSUD Moh Anwar dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisinya sebagai fasilitas rujukan utama di Sumenep.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan berjalan berkelanjutan melalui penguatan sinergi antar tenaga kesehatan, seiring meningkatnya tuntutan pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (Robet)
