Ramadhan Tak Hambat Pelayanan, RSUD Moh Anwar Siaga Penuh 24 Jam

Sumenep, Rabu 25 Februari 2026 | News Satu- Di tengah suasana khusyuk Bulan Suci Ramadhan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, menegaskan komitmennya dalam pelayanan kesehatan tidak boleh melambat. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal tanpa celah, meski ada penyesuaian jam kerja selama bulan puasa.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, menegaskan bahwa seluruh unit layanan mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, rawat jalan, hingga layanan penunjang medis tetap beroperasi sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Momentum Ramadhan tidak mengurangi komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh petugas tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” ujar dr. Erliyati, Rabu (25/2/2026).

Penjadwalan tenaga medis dan paramedis dilakukan secara bergiliran guna menjaga stabilitas pelayanan. Sistem shift diperkuat agar pasien tetap mendapatkan layanan cepat, tepat, dan aman. Manajemen rumah sakit juga memastikan tidak ada pengurangan kualitas layanan, terutama pada unit-unit krusial seperti IGD dan rawat inap yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien darurat.

Tak hanya fokus pada aspek medis, RSUD Sumenep juga memperhatikan kenyamanan pasien dan keluarga yang menjalankan ibadah puasa. Fasilitas tempat ibadah disiapkan dengan layak, serta pengaturan jadwal pelayanan diatur agar tetap efektif tanpa mengganggu kekhusyukan Ramadhan. Pihak rumah sakit turut mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan selama bulan puasa. Menurut dr. Erliyati, menjaga kondisi tubuh tetap prima adalah bagian penting agar ibadah Ramadhan dapat dijalankan secara maksimal.

“Dengan semangat Ramadhan, kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan di Kabupaten Sumenep, tetap menjadi prioritas utama meski dalam suasana ibadah. (Robet)