Jelang Ramadan, Lia Istifhama Ziarah Ke Makam KH Masykur Hasyim

Surabaya, Senin 16 Februari 2026 | News Satu- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, melakukan ziarah kubur ke makam ayahandanya, KH Masykur Hasyim. Momen tersebut bertepatan dengan Hari Valentine yang dimaknainya sebagai hari penuh cinta dan doa, termasuk untuk para leluhur.

Dalam kesempatan itu, Lia yang akrab disapa Ning Lia turut didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Selain berziarah ke makam sang ayah, ia juga mendoakan kakak kandung, kakek-nenek, serta keluarga besar yang telah wafat.

Suasana ziarah berlangsung khidmat. Ning Lia menaburkan bunga di atas pusara ayahandanya, dilanjutkan doa bersama untuk keluarga yang telah mendahului.

Bagi Lia Istifhama, ziarah kubur merupakan bentuk bakti anak kepada orang tua sekaligus momentum refleksi diri menjelang Ramadan.

“Bagi saya, ziarah makam itu penting. Ini kesempatan mendoakan orang tua dan mengingatkan diri bahwa kita pun akan menyusul. Ramadan adalah bulan penyucian jiwa, maka kita awali dengan doa dan muhasabah,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Lia menegaskan bahwa ziarah kubur memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Lia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Dawud dan Nasa’i tentang anjuran membacakan Surah Yasin untuk orang yang telah wafat.

Menurutnya, praktik ziarah kubur bukanlah hal baru atau bid’ah, melainkan bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Dalam berbagai riwayat, Nabi Muhammad SAW disebutkan kerap berziarah dan mendoakan ahli kubur.

Lia juga mengingatkan bahwa ziarah menjadi pengingat akan hakikat kehidupan dan kematian. Tradisi ini dinilai sebagai langkah spiritual untuk membersihkan hati, memperkuat silaturahmi keluarga, serta meneguhkan tanggung jawab sebagai hamba Allah menjelang bulan suci.

“Cinta sejati bukan sekadar simbol perayaan, tetapi doa yang tak pernah putus untuk orang-orang tercinta yang telah mendahului kita,” pungkasnya. (Kiki)