HEADLINENEWSPAMEKASANPEMERINTAHANPEMKAB PAMEKASANREGIONAL

Batik Pamekasan Memukau dalam Ajang Internasional di Bali

×

Batik Pamekasan Memukau dalam Ajang Internasional di Bali

Sebarkan artikel ini
Batik Pamekasan Memukau dalam Ajang Internasional di Bali
Batik Pamekasan Memukau dalam Ajang Internasional di Bali

News Satu, Pamekasan, Sabtu 8 Oktober 2022- Dalam ajang World Conference On Creative Economy yang digelar di Bali International Convention Center mulai tanggal 5-7 Oktober 2022, Batik tulis Pamekasan kembali tampil memukai. Terutama pada saat peragaan busana yang berlenggak lenggok dihadapan perwakilan dari sejumlah negara peserta acara spesial tersebut.

Bahkan pada kesempatan itu turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, serta undangan dari berbagai elemen. Termasuk beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan yang hadir langsung di Nusa dua Bali.

Menurut Kepala Disperindag Kabupaten Pamekasan, Acmad Sjaifuddin dan Designer Nasional, Embran Nawawi, hadirnya batik tulis dalam pagelaran bergengsi itu menunjukkan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serius. Terutama sebagai ikhtiar untuk melakukan terobosan baru untuk pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi kesejahteraan perajin batik.

“Makanya dalam acara ini kita berharap ekonomi kreatif Pamekasan hadir, utamanya pada kreator kreator muda untuk fashion, untuk perajin batik untuk tembus market kreatif dunia,” ujarnya. Sabtu (8/10/2022)

Tak hanya itu dia menambahkan, Disperindag Pamekasan telah menumbuh kembangkan global economy melalui batik tersebut. Buktinya ada 1.600 lebih perajin telah menunjukkan perputaran ekonomi yang cukup bagus sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat Bumi Gerbang Salam.

“Ini juga yang perlu kita tunjukkan ke dunia melalui G20, Kemenparekraf. Alhamdulillah tampilan kita (di world converence on creative economy, red) menjadi ikon baru di dunia kreatif yang memang ditunggu-tunggu oleh banyak orang,” tukasnya.

Pasalnya, batik tulis Pamekasan harus mampu menembus pasar masa depan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi perajin dan masyarakat Pamekasan. Salah satunya adalah kaum muda yang memiliki peluang pasar tinggi.

“Makanya kita tampilkan kreatifitas anak muda yang tampil sangat modern, kemudian memberikan kesempatan kepada mereka mengenal batik tanpa batasan bahwa batik sebagai kebutuhan. Di ekonomi kreatif ini kita butuh batik dan mereka menyukainya,” tuturnya. (Yudi)

Comment