oleh

Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur dan Transportasi di Kota Batu

News Satu, Batu, Kamis 31 Januari 2019- Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Batu Jawa Timur, dan diterima langsung oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko di Gedung A Balai kota Among Tani lantai 5. Kunjungan Komisi V DPR RI itu adalah dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi yang ada di Kota Wisata Batu.

Selain dari komisi V DPR RI, acara tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Batu, Kapolres Batu, perwakilan Kapolres, Kajari, Dandim 0818 wilayah Malang-Batu, Sekda, Asisten, Kepala SKPD serta pimpinan DPRD Kota Batu.

Sementara dari Komisi V DPR RI, hadir Ketua Komisi, Ir. Fary Djemy Francis, M.MA , Pimpinan Komisi, H. Anton Sukartono, M.Si beserta Anggota Komisi V DPR RI lainya dan mitra kerjanya yaitu perwakilan Kementrian PUPR, Kementrian Perhubungan, Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Basarnas dan BMKG.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyampaikan, bahwa yang menjadi masalah di Kota Batu adalah minimnya infrastruktur yang ada, dan tidak bisa dipisahkan dengan Kabupaten dan Kota Malang dalam rangka mobilisasi wisatawan yang datang ke Kota Batu.

”Kota Batu hanya mempunyai jalan provinsi satu jalur, yaitu dari Malang ke Songgoriti, sehingga kami berinisiatif untuk membuka jalan baru. Disisi lain, banyak fasilitas yang harus disambungkan karena melewati sungai. Karenanya kami berharap dengan adanya kunjungan kerja dari anggota Komisi V DPR RI bisa membawa sesuatu harapan yang menjanjikan dan bisa direalisasikan,” ujarnya, Kamis (31/1/2018).

Sementara Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Fary Djemy Francis, M.MA dalam wawancaranya kepada media juga menyampaikan, bahwa kunjungan kali ini fokusnya adalah untuk melihat program yang berkaitan dengan penyediaan perumahan, monitoring menyangkut program Dana Desa dan mitigasi bencana, agar ada sinkronisasi dengan semua  program yang ada di daerah.

“Ada tiga hal yang kami fokuskan dalam kunjungan kali ini, yang pertama mendengarkan secara langsung berkaitan dengan hal yang menyangkut kebutuhan sekala prioritas dalam rangka pengembangan infrastruktur akses jalan menuju Kota Wisata Batu,” kata Fary.

“Kedua, kami akan melakukan monitoring dalam rangka pemanfaatan dana desa, kami akan bertemu dengan para pendamping desa se wilayah Malang Raya, kami akan mndengarkan program-program yang baik, dan kami juga akan mendengarkan kalau ada persoalan-persoalan dalam rangka penyaluran dana desa,” lanjutnya.

“Ketiga, kita juga akan mengunjungi tempat dalam rangka pembangunan rusunawa untuk kampus, sudah dilakukan survei dan sudah memenuhi syarat untuk dilakukan pembangunan di 2019 ini. Juga kalau ada kebutuhan untuk pembangunan rusunawa di Kota Batu, kita minta silahkam diajukan kajian, dikirimkan data-data, sehingga kami bisa dapatkan informasi dan akan kita tindak lanjuti pada saat agenda rapat kerja,” pungkasnya. (Gus)

Komentar