Bupati Salwa Apresiasi Enam Desa, Raih Predikat Desa Mandiri

News Satu, Bondowoso, Selasa 28 Juni 2022- Bupati Bondowoso, Drs Salwa Arifin mengapresiasi pada segenap kepala enam Desa di Kabupaten Bondowoso meraih predikat Desa Mandiri yang telah berhasil meraih desa mandiri dan indeks desa membangun tahun 2022.

Hal itu diketahui usai penandatanganan  berita acara Indeks Desa Membangun, di Peringgitan Bupati, Selasa (28/6/2022).

“Ini menunjukan kesungguhan dan keseriusan bahwa desa dan aparatur desa dalam meningkatkan kinerja dan mengayomi masyarakat,” katanya.

Bupati Salwa berharap pada semua steakholeder terkait untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan pada masyarakat. Agar pembangunan pemberdayaan masyarakat desa tercapai dengan baik.

“Dengan begitu, bisa memberikan dorongan dan motivasi pada desa-desa yang lain untuk menaikan statusnya menjadi Desa Mandiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19, Pemkab Bondowoso Ajukan Anggaran Ke DPRD

Lanjut orang Nomer satu di Bondowoso tersebut mengatakan, setelah enam desa, berstatus Desa Mandiri, kini 11 Desa sedang diupayakan untuk menjadi Desa mandiri pada tahun berikutnya.

“Tolong para Camat dan Kepala Desa betul-betul menyiapkan diri agar tujuan ini tercapai ini. Tanpa kerja keras dan kolaborasi pencapaian desa mandiri akan sulit dicapai,” pintanya.

Ditempat yang sama, Tenaga Ahli Kabupaten Pendamping Desa, Hadi Prayitno, mengatakan untuk masuk dalam kategori Desa Mandiri itu ada kuesioner di bedakan menjadi tiga kriteria yakni IKS (Indeks Ketahanan Sosial), IKL (Indeks Ketahanan Lingkungan), dan IKE (Indeks Ketahanan Ekonomi). Dari tiga kreteria itu ada 700 pertanyaan. Setiap pertanyaan itu ada poinnya.

“Kuesioner itu disesuaikan dengan fakta yang ada di desa. Dari itu munculkan angka, untuk menjadi penilaian desa mandiri,” bebernya.

Baca Juga :  Korban Pembacokan Dibawa Ke RSUD Kota Probolinggo

Ketika desa sudah berstatus desa mandiri, lanjut Hadi, akses untuk memperoleh bantuan pemberdayaan menjadi lebih luas.

Ada empat alokasi yang bisa di akses desa yakni Alokasi dasar, alokasi aktivasi, alokasi formula, dan alokasi kenierja.

“Ketika berpredikat desa mandiri, bisa mengakses alokasi kinerja ini. Dan alokasi anggarany 250 juta,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis PMD Bondowoso, Haeriyah Yuliati, mengatakan, enam desa yang berstatus Desa Mandiri saat ini yakni Desa Prajekan Kidul, Desa Karang Anyar, Desa Tamanan, Desa Mingok, Desa Maskuning Kulon dan Desa Maesan.

“Untuk tahun 2022, ada 11 desa yang diajukan untuk menjadi desa mandiri karena telah memenuhi skor untuk menjadi desa mandiri,” jelas mantan Kadiskominfo itu.

Baca Juga :  Gelar Pengajian Akbar, Pemkab OKI Perkuat Solidaritas Sesama Muslim

Untuk indeks Desa Membangun ini, kata Haeriyah, ada indikator penilaiannya. Dari sana bisa dilihat mana yang bisa di naikkan untuk masuk dalam kategori desa mandiri.

“Jadi kekurangan-kekurangan itu nanti yang akan dipenuhi. Kita bisa melihat skor desa untuk mencapai desa mandiri, itu yang akan kita garap terlebih dahulu,” katanya.

Selain itu, Haeriyah berharap selain 11 desa yang telah diajukan menjadi desa mandiri. tahun berikutnya bisa mbertambah menjadi 25 desa berpredikat desa mandiri.

“Jika 11 Desa yang diajukan lolos dikementrian, akan ada 17 Desa mandiri, 91 desa maju dan 101 desa berkembang, tapi melihat pengalaman sebelumnya, semua yang diajukan bisa lolos,” pungkasnya. (Rokib)¬†

Komentar