Gerakkan UMKM, Pemkab Bondowoso Gelar Bazar Ramadhan

Gerakkan UMKM, Pemkab Bondowoso Gelar Bazar Ramadhan
Gerakkan UMKM, Pemkab Bondowoso Gelar Bazar Ramadhan

News Satu, Bondowoso, Selasa 7 Mei 2019- Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) menggelar bazar Ramadhan tahun 2019. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemerintah Daerah untuk menggeliatkan ekonomi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bondowoso.

“Diselenggarakannya Bazar Ramadan setiap tahunnya, yakni untuk menggeliatkan ekonomi di wilayah Bondowoso. Sekaligus, menjadi lokasi wisata kuliner jelang berbuka puasa,” kata Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin, Selasa (7/5/2019).

Ia berharap dengan digelarnya Bazar Ramadhan ini, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama para pelaku UMKM.

“Semoga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku UMKM,” tandasnya.

Sementara, Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, bahwa Bazar Ramadan ini merupakan bagian dari mensentralkan UMKM di Bondowoso dengan momen Ramadhan. Perputaran uang dari bazar sebelumnya yakni mencapai Rp 2,5 milliar. Tahun ini dengan jumlah 136 pelaku usaha, dengan perkiraan rata-rata satu stand bisa menghasilkan Rp 2 juta. Maka diperkirakan sekitar Rp 269 juta per hari.

“Kalau dalam waktu 25 hari sudah saya target sekitar Rp 5 milliar uang yang beredar. Inilah cara kita menggerakan UMKM, pemberdayaan ekonomi rakyat dengan cara-cara semacam  Bazar Ramadhan ini,” sambungnya, saat mendampingi Bupati ondowoso Drs KH Salwa Arifin dalam kunjungannya ke Bazar Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan masuk dalam agenda Ijen Festival. Termasuk akan dibuatkan secara sentral melalui Bondowoso Convention Center di Stadion, dan nantinya akan dipermanenkan.

“Kami berencana untuk memasukkan dalam agenda Ijen Festival,” ujarnya.

Sinta Agustin, Ketua Paguyuban Pelaku Ekonomi di Bazar Ramadan, menuturkan, bahwa jumlah peserta bazar tahun ini meningkat drastis. Tahun lalu, ada 80 pelaku ekonomi, tahun ini mencapai 120 penjual.

“Kalau dulu hanya bazar makanan. Kini, juga ada stand fashion juga,” tutur  sinta

Diakuinya,  kegiatan tahunan ini merupakan sinergi antara Disparpora dan Diskoperindag. Di samping itu, pemerintah melalui berbagai dinas yang terlibat turut menjadi fasilitator dalam penyelenggaraan bazar ramadhan tersebut.

Pantauan media news satu di lapangan. Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin, menyempatkan diri berbincang-bincang dengan penjual di Bazar Ramadhan tahun 2019. (Rokib/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.