BONDOWOSOHEADLINEHUKRIMKORUPSINEWSREGIONAL

Korupsi, 2 Kades Di Bondowoso Dijebloskan Ke Penjara

59406
×

Korupsi, 2 Kades Di Bondowoso Dijebloskan Ke Penjara

Sebarkan artikel ini
Korupsi, 2 Kades Di Bondowoso Dijebloskan Ke Penjara
Korupsi, 2 Kades Di Bondowoso Dijebloskan Ke Penjara

News Satu, Bondowoso, Selasa 14 April 2020- Kejaksaan Negeri Bondowoso, Jawa Timur, menggelar sidang video conference (Vicon) dengan pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya di ruang aula Kejaksaan Negeri Bondowoso, Selasa (14/4/2020).

Sidang Tersebut merupakan agenda putusan Dua terpidana kasus korupsi program getar desa yang bergulir sejak tahun 2019 dan baru memasuki sidang putusan.

Adapun Dua Terpidan yang di maksud atas nama Hari Prasetyawan mantan Kades Sumberejo dan Hartono bin Juli Kades Sempol kecamatan Ijen Bondowoso.

Kepala kejaksaan negeri Bondowoso Unaesi Hetty Nining kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa dua terpidana tersebut sudah memasuki sidang putusan pengadilan Tipikor surabaya.

“Sidang kali ini agenda putusan kedua terpidana dan sudah turun putusannya. Keduanya berbeda putusannya, ada yang satu tahun penjara dan ada satu tahun lebih,” ungkapnya saat didampingi Kasi Pidsus.

Berdasarkan putusan nomer 142/PID.SUS/PPK/2019/PN.SBY, 14/4/2020, Hary Prasetyawan divonis 1 tahun 4 bulan dan denda Rp 50 juta.

“Untuk terpidana Hartono bin Juli, Kepala Desa Sempol berdasarkan putusan nomer 140/PID.SUS/TPK/2019/PN.SBY, 14/4/2020 terbukti bersalah melakukan korupsi, dan divonis 1 tahun dengan denda Rp 50 juta,” jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Kasi Pidsus Kejari Bondowoso Wahyu Satrio menambahkan,
bahwa keduanya terbukti melakukan korupsi terhadap alokasi anggaran untuk Getar Desa tahun 2018. Yang mengakibatkan kerugian negara puluhan juta rupiah.

“Kasus anggaran Getar Desa 2018. Sekitar di bawah Rp 100 juta. Modusnya kegiatan kejar paket A, B, dan C, namun tak dilaksanakan,” tambahnya.

Lanjut kasi Pidsus Wahyu Satrio, menyampaikan, bahwa keduanya langsung dijebloskan ke lapas IIB Bondowoso untuk menjalani masa hukumannya.

“Keduanya langsung kita masukan ke LP Bondowoso, sesuai dengan hasil putusan pengadilan Tipikor surabaya. Karena sebelumnya, keduanya tidak menjalani masa penahanan di Kejaksaan,” Pungkasnya. (Rokib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.