oleh

Inilah Polwan Cantik Yang Ditakuti Bandar Judi

News Satu, Pati, Senin 27 Maret 2017- Berbekal dengan keberanian dan prinsip Polisi Wanita (Polwan) AKP Rochana Sulistyaningrum yang memiliki paras cantik ini terus memerangi perjudian di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bahkan saat ini, Polwan yang berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) tersebut sangat ditakuti oleh para bandar judi di wilayah hukum Pati, karena dikenal tegas dan tidak kenal kompromi dengan suap.

“Tugas saya adalah mengayomi dan melindungi masyarakat, jadi siapa yang melanggar hukum akan ditindak tegas,” ujar AKP Rochana Sulistyaningrum, Kapolsek Widarijaksa, Senin (27/3/2017).

Dengan ketegasannya dan tidak kenal kompromi tersebut, membuat para bandar judi di wilayah Wedarijaksa tidak berani beroperasi. Sebab sudah terbukti, siapa saja yang melanggar hukum pasti akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pernah ada yang cerita kalau para bandar judi takut beroperasi di Wedarijaksa. Padahal, saya tidak galak. Saya kan cuma ingin memberantas kejahatan,” ungkap Polisi Wanita kelahiran Magelang ini.

Orang nomor satu di Polsek Widarijaksa ini memiliki pengalaman yang tidak pernah terlupana, pada saat itu Polwan berhijab ini Kapolsek Gebog, Kabupaten Kudus dan ada seorang tahanan yang masih dalam proses penyidikan kabur lewat atap. Bahkan sempat ditegur langsung oleh Kapolres untuk segera menangkapnya, dan dalam kurun waktu 24 jam tahanan yang kabur berhasil ditemukan dan ditangkap di wilayah Jepara.

“Saya sudah berjanji di hadapan Kapolres untuk menangkapnya. Saya hanya bilang sanggup. Saya bersama tim melakukan pelacakan, sampai lupa makan. Saat keberadaan buron diketahui, kami berupaya menangkap dan dia berlari kencang. Saya bersama tim langsung berlari mengejarnya. Ini pengalaman berharga,” cerita AKP Rochana Sulistyaningrum.

AKP Rochana yang sudah 3 tahun lebih menjabat sebagai Kapolsek di Kecamatan Wedarijaksa, Pati ini selalu mengisi kegiatan masyarakat. Sebab kehadirannya di masyarakat merupakan bagian dari tugasnya untuk selalu mengayomi, bahkan selama memimpin wanita cantik ini tidak pernah asal memerintah. Terbukti wanita kelahiran Magelang ini selalu terjun langsung kelapangan, dengan maksud memberikan contoh bahwa pimpinan tidak boleh asal memerintah anggotanya.

“Pimpinan itu tidak boleh asal memerintahkan anggotanya, jika tidak berhalangan saya tetap akan terjun langsung kelapangan,” pungkasnya. (N8)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.