oleh

Puluhan Warga Yogyakarta Gelar Aksi Demo Tolak Politisasi Kasus Semen Indonesia

News Satu, Yogyakarta, Jumat 7 April 2017- Puluhan warga di Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi Kedaulatan Negeri (AKN) gelar aksi demonstrasi di depan Monumen 1 Maret Yogyakarta Jl. Malioboro. Aksi tersebut dilakukan sebagai respon atas tidak terselesaikannya kasus pembangunan Pabrik Semen di Kabupaten Rembang hari ini, Jum’at (7/4/2017).

Dalam aksinya mereka mendesak agar pemerintah pusat bersikap tegas dan konsisten agar kasus pembangunan semen bisa berakhir dan tidak menimbulkan masalah lagi, serta tunduk dan patuh terhadap hukum yang berlaku, sehingga tepat sasaran.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Agung Ashari dalam orasinya dengan suara lantang, bahwa keputusan Mahkamah Agung (MA) adalah hal yang perlu menjadi rujukan Gubernur Jawa Tengah dan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, tidak perlu ada perdebatan lain dan pihak-pihak yang menggalkan dengan tidak konstitusional.

“Pak Gubernur itu putusan Mahkamah Agung (MA) dibaca, kita bangsa yang patuh hukum dan jangan mau diintervensi oleh pihak manapun yang nantinya berakibat fatal,” kata Korlap Aksi Demo dalam orasinya, Jumat (7/4/2017).

Tidak hanya itu saja, Aliansi Kedaulatan Negeri (AKN) merasa heran dengan kasus pembangunan pabrik semen yang sampai hari ini tidak selesai, bahkna malah tambah rumit. Padahal seandainya pemerintah dan warga bisa duduk bareng dan mencarai solusi bersama dengan barang tentu, hukum yang jadi pedoman, maka semua akan berakhir dan tidak ada lagi pihak lain yang ikut membuat runyam.

“Kami heran, padahal ini bisa diselesaikan dengan cara, pemerintah bersama masyarakat setempat bersama mencari solusi dengan barang tentu hukum di Negeri ini menjadi pedoman,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong Pemerintah untuk membangun pabrik semen di Kabupaten Rembang yang akan dikelola oleh PT. Semen Indonesia selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebab dengan adanya pabrik tersebut, maka akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Rembang.

“Ya bisa mengurangi angka pengangguran secara besar-besaran terutama warga setempat, juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia,” pungkasnya. (N20)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.