oleh

Pesawat Perintis Akan Layani Sumenep-Sapeken

News Satu, Sumenep, Jumat 16 Juni 2017- Transportasi merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat kepulauan di Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), bahkan setiap menjelang hari raya Idul Fitri banyak penumpang yang tidak kebagian tiket kapal ke Kepulauan.

Akan tetapi pada tahun 2018, Otoritas Bandara Trunojoyo Sumenep telah mengusulkan agar pesawat perintis bisa melayani rute penerbangan Sumenep-Sapeken, dengan menggunakan bandara khusus milik PT Kangean Energi Indonesia (KEI) di Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken.

“Dari hasil kordinasi Pemerintah Daerah dan UPT Bandara Trunojoyo, bersama Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas dan PT KEI bandara tersebut, bisa dimanfaatkan untuk penerbangan perintis,” kata Kepala Unit Pengelola Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo, Jumat (16/6/2017).

Namun demikian, sebelum dimanfaatkan untuk penerbangan pesawat perintis, Pemerintah Daerah perlu menyelesaikan beberapa tahapan sebagai persyaratan, diantaranya harus merubah perijinana ke Kementerian Perhubungan (Kemnehub) dan pemanfaatan lahannya ke Kementerian Keuangan, karena bandara tersebut ebelumnya merupakan bandara khusus.

“Jadi seluruh tahapan persyaratan harus diselesaikan oleh Pemkab Sumenep, ya maksimal Desember 2017 sudah selesai. Kemudian kami baru bisa mengusulkan ke Kemenhub untuk program keperintisan pada tahun 2018,” ujarnya.

Pesawat perintis yang akan melayani rute Sumenep-Sapeken dari Bandara Trunojoyo yaitu Twin Otter DHAC 300 dengan kapastitas 15 penumpang. Penerbangan pesawat perintis ke Kepulauan tersebut bisa mengurangi keterisoliran dan kesenjangan pelayanan trasportasi bagi masyarakat kepulauan yang selama ini menggunakan transportasi laut. (Roni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.