oleh

IAIN Jember Lakukan Mou Dengan Cotabato City State Polytechnic College Filipina

News Satu, Jember, Kamis 8 Agustus 2019- Untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sivitas Akademika, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menandatangani kerjasama dengan Cotabato City State Polytechnic College (CCSPC) Filipina. Penandatangan kerjasama itu dilakukan langsung Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto dengan Presiden CCSPC Filipina Dammang S Bantala, Ph.D.

Ada tiga fokus kerjasama yang akan dilakukan, diantaranya pertukaran mahasiswa dan dosen serta riset kolaborasi.

“Ini merupakan bagian ikhtiar kita, untuk melebarkan jaringan, serta dalam rangka meningkatkan kualitas SDM kampus kita,” ungkap Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, Kamis (8/8/2019).

Menurut Prof Babun, selama ini IAIN Jember sudah menjalani kerjasama dengan dengan beberapa Perguruan Tinggi Luar Negeri, seperti di Negara Thailand, Malaysia, dan Singapore.

“Saat ini kita sudah menjangkau ke Filipina, kedepan akan terus kita kembangkan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri di sejumlah negara,” tandasnya.

Prof Babun menambahkan, khusus untuk kerjasama dengan CCSPC Filipina, akan ditindaklanjuti dengan pertukaran mahasiswa terlebih dahulu.

“Kita akan awali dengan pertukaran mahasiswa, seperti yang kita lakukan dengan beberapa negara. Baru setelah itu, kita akan kembangkan dengan riset kolaboratif antar dosen. Karena di beberapa perguruan tinggi, seperti Malaysia dan Thailand, kita sudah menyelanggarakan riset kolaborasi,” ujarnya.

Sementara Presiden CCPSC Dammang S Bantala mengucapkan terima kasih kepada Sivitas Akademika IAIN Jember, yang telah menjalin kerjasama dengan pihaknya.

“Di Kampus kita ada program studi pasca sarjana dan doktoral, untuk itu kita membuka diri jika ada Mahasiswa dan Dosen IAIN Jember yang ingin melanjutkan ke kampusnya,” katanya.

Dammang berharap, penandatanganan kerjasama tersebut bisa segera ditindaklanjuti dengan langkah konkrit, seperti pertukaran mahasiswa.

“Kita berharap ini (MoU) akan segera bisa ditindaklanjuti, misalnya dengan pertukaran pelajar, dosen, dan riset kolaboratif,” pungkasnya. (Ugik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.