Tantangan Komite Syariah Pada Lembaga Keuangan Syariah Di Malaysia

News Satu, Kota Depok, Senin 9 Oktober 2017- Islamic Financial Institutions (IFI) harus menjamin bahwa seluruhoperasi usahanya selalu patuh pada prinsip syariah dari waktu ke waktu.

Mekanisme kontrol kepatuhan syariah harus dibentuk pada semua aspek usaha, untuk menjamin semua aktivitas memenuhi prinsip kepatuhan syariah. Artikel ini dikirim oleh Ria Wanda, seorang mahasiswi di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (9/10/2017).

Komite Syariah merupakan persyaratan yang diamanatkan oleh bank sentral Malaysia pada setiap Lembaga Keuangan Islam di malaysia untuk memberikan pengawasan independen di seluruh rantai kegiatan IFI.

Tujuannya adalah memastikan bahwa semua operasi bisnis IFI telah syariah sesuai kepatuhan Syariah. Dalam melaksanakan tanggung jawabnya, seorang komite audit harus kompeten dan berpengalaman. Karena,komite syariah yang kompeten, dan berpengalaman, jadi kunci penopang perkembangan kepatuhan syariah dari IFI.

Tanpa faktor itu, Shamshad Akhtar berpendapat, ada risiko bahwa demi keuntungan jangka pendek, pemegang saham atau direksi berpeluang mengabaikan prinsip Syariah dengan mengabaikan nasihat-nasihat komite syariah.Artikel ini secara singkat menyoroti beberapa tantangan nyata bagi Komite Syariah dalam menjaga kepatuhan syariahdi IFI Malaysia.

Komentar