Warkop Di Kalipare Malang Terbakar

News Satu, Malang, Kamis 16 Maret 2023- Sebuah Warung Kopi (Warkop) yang terletak di Jalan Raya Peteng, Dusun Kampungbaru, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, terbakar.

Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kebakaran tersebut guna memastikan penyebab utama dari musibah itu. Sejumlah saksi yang mengetahui di lokasi juga telah dimintai keterangan perihal kebakaran yang menghanguskan bangunan yang juga berjualan bahan bakar minyak tersebut.

“Personel sudah turun, mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP,” katanya, Kamis (16/3/2023).

Ia menjelaskan, pada hari Rabu (15/3/2023) sekitar jam 18.00 WIB, Suniwati (54) pemilik kios, sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dari jerigen ke dalam botol untuk dijual eceran.

Baca Juga :  Edarkan Narkoba, Warga Sukodono Ditangkap Polisi

“Selang 15 menit kemudian, ada pelanggan yang hendak membeli barang di toko miliknya. Suniwati kemudian bergegas merapikan alat pengisian minyak lalu pergi ke depan untuk melayani pembeli,” terangnya.

Namun setelah kembali, korban sudah mendapati botol yang berisi Pertalite sudah terbakar. Kejadian begitu cepat, api langsung menyambar tempat penampungan bensin dan mengakibatkan kebakaran hebat di dalam bangunan warung.

“Saksi tetangga korban yang mengetahui kejadian berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang dimilikinya, sembari menghubungi petugas,” tandasnya.

Pihak kepolisian yang dihubungi segera memanggil pemadam kebakaran dan mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah 2 mobil Damkar diturunkan guna memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan warga di sekitarnya.

Baca Juga :  Pantau Arus Mudik Lebaran 2023, Polres Malang Gunakan Pesawat Tanpa Awak

“Proses pemadaman api dilakukan oleh petugas Damkar dibantu warga sekitar,” ujarnya.

Taufik menyebut, tidak ada  korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 30 juta rupiah, kebakaran menghanguskan bagian dalam kios yang sekaligus rumah tinggal tersebut.

“Pemeriksaan awal di TKP, sumber api diduga berasal dari kompor yang tidak jauh dari lokasi pengisian bahan bakar pertalite ke dalam botol, sekitar 1 meter,” lanjutnya.

Taufik menghimbau kepada masyarakat yang berjualan BBM eceran agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pengisian atau pemindahan ke dalam wadah botol kecil. Karena tak jarang kasus serupa terjadi karena kelalaian korban menjauhkan dari sumber api pada saat pengisian BBM.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Satgas Pangan Polres Malang Cek Harga Sembako

“Pada saat pengisian ke dalam wadah atau botol, jauhkan dari sumber api, karena minyak ini cepat sekali terbakar jika terkena percikan api,” pungkasnya. (Imam)

Komentar