oleh

Kabur Saat Terkonfirmasi Covid-19, Pasutri TKI Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi Malaysia

News Satu, Mempawah, Jumat 19 Juni 2020- Pasangan suami istri (Pasutri) asal Tekam Baru, Desa Pasir Palembang, Kabupaten Mempawah, dikabarkan melarikan diri dari sarawak Malaysia setelah dinyatakan positif covid- 19.

Kepala Dusun (Kadus)  Tekam Baru, Desa  Pasir Palembang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Basis mengatakan, memang benar ada asal desanya yang bekerja di Malaysia melarikan diri.

Kabarnya, pasutri tersebut melarikan diri, karena diduga terpapar covid-19. Hal itu diketahui, saat keduanya akan melakukan perpanjangan Permit, dan ketika dilakukan dilakukan rapid tes, ternyata dinyatakan terkonfirmasi covid-19.

“Pasutri ini dinyatakan positif saat dilakukan rapid test oleh  pihak Malaysia,” katanya, Jumat (19/6/2020).

Kemudian pasutri tersebut langsung di karantina. Namun, saat hendak di karantina, mereka melarikan diri. Sehingga dari pihak Sarawak Malaysia melakukan penanganan cepat dengan menyebar luaskan dan memviralkan lewat akun Medsos.

Selang berapa lama, Pasutri tersebut menyerahkan diri kepada Polisi Diraja Malaysia (PDRM), Dan langsung di amankan di kawasan jalan matang baru, Sarawak, Kamis 18 Juni 2020 pukul 23:00, Atau pukul 22:00 wib.

“Pasutri itu, sudah diamankan oleh pihak PDRM. Dan  sudah di serahkan di RSU sarawak malaysia”. Terangnya.

Untuk menindak lanjuti kasus ini, masyarakat Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar) tidak perlu resah lagi. Sebab melalui informasi yang sudah di sampaikan langsung lewat Gubernur, Pangdam, Wakil Bupati serta Sekda Mempawah,  Kalimantan Barat, Bahwa Pasutri asal dusun tekam baru, Rt 11/Rw 05 Desa pasir palembang kini sudah  dalam penanganan pihak medis sarawak malaysia.

Semoga Pasutri yang berinisial D dan NH dusun tekam baru,  Desa pasir palembang Rt 11/Rw 05. Yang sekarang ini di karantina di sarawak malaysia mendapatkan penangan dan pengobatan yang lebih baik.

“Semoga cepat sembuh dan berkumpul kembali bersama keluarga,” pungkasnya. (Adhie)

Komentar