News Satu, OKI, Senin 30 Juli 2018- Untuk Menunjang Kinerja Kualitas Kerja kepala daerah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan Fasilitas Sarana salah satunya seperti Berupa Rumah Dinas. Namun ternyata Rumah Dinas (Rumdis) yang baru dibangun tersbeut ambruk, bahkan ambruknya rumah dinas Bupati ini bukan yang pertama kalinya, melainkan  pada tanggal 28 Februari 2018 juga ambruk.

Ambruknya rumah Bupati ini juga terkesan ditutup-tutupi oleh Pemerintah Daerah setempat, terbukti pada saat awak media akan melakukan peliputan, malah dihalang-halangi oleh petugas Satpol PP dan tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar.

“Kami sempat dihalang-halangi oleh petugas Satpol PP saat akan mengambil gambar,” ujar Deni salah seorang wartawan lokal di OKI, Senin (30/7/2018).

Adanya aksi dari oknum Satpol PP yang menghalang-halangi wartawan untuk meliput kejadian ambruknya rumah Dinas Bupati OKI ini, menjadi sebuah pertanyaan besar.

“Tidak boleh masuk pak, maaf kami hanya menjalankan tugas pak,” kata Deni sambil menirukan oknum Satpol PP yang melarang wartawan untuk meliput.

Tidak hanya wartawan yang tidak diperbolehkan masuk ke lokasi kejadian, petugas dari Polsek Kayuagung juga sempat dihalang-halangi. Bahkan, pada saat petugas Kepolisian akan mengambil gambar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) malah lampu dipadamkan.

“Kesal dengan hal itu, akhirnya petugas Kepolisian meminta para awak media untuk masuk ke lokasi kejadian guna memberikan penerangan atau lampu,” ungkap wartawan di OKI ini.

Ironisnya lagi, saat sejumlah awak media akan melakukan konfirmasi ke Bagian Humas dan Protokoler Pemkab OKI, malah enggan mengeluarkan komentar. Melainkan, kontraktor dari pembangunan Rumdis tersebut yang memberikan keterangan.

Dalam keterangannya, pihaknya siap untuk memperbaiki ambruknya bangunan Rumah Dinas Bupati OKI tersebut. Bahkan pada hari ini, Senin (30/7/2018) pihaknya telah mengerahkan puluhan pekerja.

“Proses perbaikan atap bangunan utama memang sudah selesai namun kita juga memastikan semua bangunan yang direnovasi aman termasuk bangunan lain.” ujar Subkon Penyedia Baja Ringan rumah Dinas Bupati OKI, Arbain.

Arbain memastikan pelaksanaan renovasi tersebut tidak memakan korban cedera atau hilang nyawa. Mengenai tanggung jawab pembangunan, dia menegaskan sepenuhnya masih berada di tangan kontraktor. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.