Diduga Tabrak Pohon Bambu, Seorang Pengendara Motor Ditemukan Tewas

News Satu, Ogan Komering Ilir, Kamis 26 Mei 2022- Sesosok mayat laki-laki yang ditemukan warga di jalan setapak jalan Bandes Desa Terate, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI dalam kondisi meninggal dunia dengan luka dibagian leher yang hampir putus.

Menurut informasi dari kepolisian Plt . Kapolsek SP Padang, Ipda M. Indra Gunawan, SH, M.Si menurut laporan ketua RT 1 Udin yang menelpon anggota Polsek SP Padang pada Selasa (24/5/2022) sekira pukul 00.30 WIB telah ditemukan sesosok mayat laki-laki dijalan Bandes dijalan setapak desa Terate, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI.

Disaat menerima laporan tersebut, kemudian anggota Polsek SP Padang langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP. Diduga korban yang kesehariannya bekerja sebagai satpam di Bank BRI Unit Kecamatan SP Padang berinisial EK bin K (45) warga Dusun 1 RT 06 Desa Terate, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI mengalami kecelakaan tunggal.

Dimana sebelum kejadian, lanjut IPDA M. Indra Gunawan, SH., M.Si korban sedang melintas dijalan setapak jalan Bandes desa yang kondisinya gelap tidak ada penerangan dengan mengendarai sepeda motornya. Dan disaat melintas tanpa disengaja menabrak pohon bambu yang tumbang melintang ditengah jalan Bandes dan mengenai leher korban, sehingga korban terjatuh dengan posisi leher nyaris putus dan meninggal dunia di TKP,” terangnya.

Berdasarkan keterangan warga yang menemukan, saat ditemukan posisi korban tertelungkup sedangkan sepeda motor korban terjatuh sekira 2 meter dari korban.
Dan saat ditemukan di TKP, barang-barang milik korban tidak ada yang hilang. Seperti dompet yang berisi uang, Handphone, kalung emas putih yang ada dileher korban dan sepeda motor korban masih ada.

Adapun tindakan dilakukan, mengamankan barang-barang milik korban seperti 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih bernomor polisi BG 5190 KA, 1 buah dompet warna coklat berisi identitas korban dan uang tunai sebesar Rp.23.300.000,- (Dua Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah), 1 buah Handphone merek Oppo, serta 1 buah kalung emas putih. Selain itu melakukan cek TKP, memintai keterangan saksi di TKP dan saksi yang pertama kali menemukan korban, lakukan olah TKP, membawa korban ke puskesmas SP Padang untuk dimintai VER mayat, meminta orang tua korban membuat surat pernyataan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi dan menyerahkan korban kepada keluarganya untuk dibawa ke rumah duka di kecamatan Kayuagung.

“Saat ini Sikamtibmas Kondusif, aman dan terkendali,” tutupnya. (Hasan)

Komentar