Diduga WBP Lapas Kelas IIA Tanjung Raja OI Adu Pertikaian Sesama WRB

News Satu, Ogan Komering Ilir, Sabtu 2 Juli 2022- Warga Binaaan Permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tanjung Raja Kabupaten Ogan ilir (OI) Sumatera-Selatan (Sumsel) diduga adu pertikaian antar sesama WBP, terpaksa harus Dibawa kerumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Karena mengalami luka tikaman di bahu akibat perkelahian sesama WBPi kelas IIA Tanjung Raja.

LP Kelas IIA Tajung Raja Kabupaten Ogan ilir (OI) telah kecolongan, masalahnya WBP tersebut sudah menjadi korban penikaman sehingga terjadi pertikaian antar WRB yang menghuni lapas tersebut.

Saat awak media mengkonfirmasi di RSUD Kayuagung, pihak staf Rumah Sakit Membenarkan adanya korban berobat tersebut bernama Ilham bin Swasa (22) warga Belanti Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), dan korban pada saat itu dalam perawatan medis.

“Pagi operasi sekira lebih kurang jam 11.00 wib sudah cek out dari Rumah Sakit ini, korban penikam tersebut WRB Lapas Kelas IIA Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir,” ujar Salah Satu Staf Perawat RSUD Kayuagung tidak ingin disebutkan namanya.

Tapi yang sangat kami sayangkan pada saat para awak media mau konfirmasi ke staf lapas IIA Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) melalui via whatsapp ke salah satu staf pihak Lapas Kelas IIA Tanjung Raja OI berinisial C, menanggapi “Kalau mau konfirmasikan masalah itu silahkan saja datang ke Lapas Tanjung Raja, nanti ada pihak yang akan menjawabnya,” ujar si C.

“Setelah awak media yang bertugas di OKI ingin mengkonfirmasikan hal tersebut dan sudah datang ke LP Kelas IIA OI, tidak ada respon sama sekali, dan awak media lama menunggu di kantor tersebut hampir 2 jam lebih tapi pihak LP tersebut tidak menanggapi sama sekali,” jelasnya.

Sementara, penjaga pihak LP tersebut keluar dan menanyakan ada permasalahan apa awak media datang kesini, dan salah satu awak media menjawab mau konfirmasi tentang masalah WBP korban penikaman yang dilarikan ke RSUD Kayuagung OKI,” ujar salah satu awak media yang ingin konfirmasi.

Beberapa waktu kemudian, penjaga pihak LP tersebut keluar dan langsung berbicara, Bapak Kalapasnya tidak ada dan Bapak yang dicari inisial C juga tidak ada, sudah pulang. dan humas LP Bapak Danar sudah pulang juga serta Wakilnya Bapak Ismail juga sudah pulang,” katanya menjelaskan.

Dihubungi kembali lewat via handphone whatsapp (WA) pegawai Lapas berinisial C langsung memblokir WA kami awak media, dan jadi pertanyaan ada apa dengan pihak Lapas Kelas IIA Tanjung Raja OI memblokir WA awak media berarti pihak Lapas tersebut sepertinya alergi terhadap awak media. (Hasan)

Komentar