Menhub Pastikan Tol PPKA-Palembang Bisa Dilalui Sejak H-7 Lebaran

Menhub Pastikan Tol PPKA-Palembang Bisa Dilalui Sejak H-7 Lebaran
Menhub Pastikan Tol PPKA-Palembang Bisa Dilalui Sejak H-7 Lebaran

News Satu, Ogan Komering Ilir, Senin 13 Mei 2019- Tol Pematang Panggang- Kayuagung-Palembang sepanjang 232 km dipastikan akan bisa dilalui pada H-7 idul fitri 1440 H mendatang.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau langsung ruas tol PPKA IV A Desa Celikah Kecamatan Kayuagung mengatakan, Tol ini memotong jarak Lampung-Palembang sepanjang kurang lebih 300 km yang selama ini ditempuh lebih dari 12 jam,  menjadi 7  jam saat fungsional ini dan saat operasional nanti mampu ditempuh dengan waktu 4 jam saja. Budikarya mengungkapkan, fungsional tol PPKA-Palembang dimulai sejak H-7 lebaran 2019.

“Sudah bisa dibuka tapi hanya untuk siang hari mulai pukul 06.00 WIB-18.00 WIB, malam belum bisa karena belum dipasang lampu,” terangnya, Senin (13/5/2019).

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  Basuki Hadimuljono mengungkapkan, jalur yang sudah dibuka mulai dari  Terbanggi Besar- Pematang Panggang- Kayuagung- Palembang. Tapi untuk Pematang Panggang- Kayuagung masih fungsional.

“Pematang panggang- Kayuagung 77 km fungsional satu jalur dulu ditambah 33,5 Kayuagung-Palembang,” tungkasnya.

Menteri Basuki menjelaskan, secara total ruas tol PPKA-Palembang memang belum bisa langsung dioperasionalkan karena pengerjaan ruas tol sebagian masih dalam proses. Adapun ruas tol Pematang Panggang-Kayu Agung ini ditarget selesai akhir Juli 2019, untuk ruas tol Kayuagung Palembang ditarget selesai Oktober 2019.

Senior VP Presiden PT Waskita Karya, Heri Susanto menambahkan,saat ini untuk ruas Terbanggi- Pematang Panggang sepanjang 112 km  sudah siap operasional namun masih fungsional dan gratis. Kemudian untuk Pematang Panggang -Kayuaguang fungsional dengan satu jalur. Untuk Jalur Kayuagung-Jakabaring sepanjang 33 km sudah teraspal dan menyisakan 4 km masih agregat  tepatnya di STA 13 dan STA 17. Meski agregat, Heri memastikan jalan ini tidak berdebu.

“Penggunaan tol masih satu jalur dan disarankan kepada pemudik agar melewati tol hanya pada siang hari dari pukul 06.00 sampai dengan 16.00 WIB karena belum ada penerangan,” tandas Heri. (Hasan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.