Pengusaha Speed Boat Di OKI Terkesan Abaikan Keselamatan Penumpang

News Satu, Ogan Komering Ilir, Senin 24 April 2023- Dipastikan setiap perayaan hari besar Idul Fitri dan Idul Adha, speedboat selalu menjadi event antraksi menarik di Sungai Komering, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Bahkan, warga Kayuagung dan sekitar tumpah ruah di sepanjang bantaran sungai. Wisata air satu ini memang digemari warga baik yang sekedar menonton maupun yang sengaja ingin menikmati tumpangan bersama keluarga, teman maupun pacar bagi yang tidak jomblo.

Tentunya dengan rela merogoh kocek sesuai tarif yang sudah disepakati. Namun, dibalik kemeriahan dan hiburan tersebut tetap tak luput dari hal yang tidak kita inginkan, seperti yang kerap terjadi pada event event sebelumnya.

Ada saja speedboat yang mengalami musibah cekelakaan atau terbalik oleh berbagai penyebab. Insiden itu terjadi kerap ditengarai oleh lalainya para penyedia jasa untuk memperhatikan bahkan menyiapkan alat keselamatan bagi para penumpang.

“Hal ini harus diperhatikan bagi para penumpang sebelum menaiki hiburan wisata air speedboat yang hendak ditumpangi,” kata Amin salah seorang tokoh masyaraakt di Kayuagung, Senin (24/4/2023).

Lanjut Amin, dirinya mengamati dalam 2 hari idul fitri ini nyaris seluruh speedboat penawar jasa di Sungai Komering tidak menyiapkan alat pendukung untuk keamanan penumpang.

“Baik pelampung dan alat pendukung lainnya untuk keselamatan penumpang tidak pernah kita temukan di tiap speedboat yang ada di Sungai Komering,” tandasnya.

Bahkan, Amin menyebut kerap mendapati speedboat melebihi kapasitas penumpang (over capasitas) tetap melaju tanpa memperhatikan keamanan mereka.

“Ini sangatlah menjadi perhatian serius bagi para penyedia jasa wisata air (speadboat), terpenting bagi petugas Dinas terkait di Kabupaten OKI juga hendaklah memberikan imbauan sehubungan keselamatan para penumpang sebelum hal yang tidak di inginkan itu terjadi,” tandasnya.

Amin menegaskan, untuk memastikan penyedia jasa transportasi wisata air itu memenuhi standar keamanan penumpang, maka pihak keamanan haruslah memberikan himbauan dan peringatan bagi penyedia jasa transportasi.

“Karena keselamatan dan keamanan penumpang adalah tanggungjawab para penyedia jasa transportasi air tersebut, mengingat jika musibah terjadi, yang repot juga para petugas dan tentunya penyedia jasa,” tukasnya.

Ia meminta. agar Dinas terkait untuk memperhatikan dan tidak menganggap sepele keluhan tersebut, dan segera mengimbau para penyedia jasa untuk menyiapkan alat keamanan penumpang di tiap speedboat masing-masing.

Berbeda dengan Kodri Karim, warga Kayuagung ini keluhkan limbah warga di sepanjang sungai komering dan tumpukan eceng gondok dipinggiran jembatan penghubung Kelurahan Kutaraya dan Kelurahan Cintaraja yang tidak ada solusi dari pemerintah setempat melalui Dinas terkait.

“Kalau sungai tercemar masyarakat bisa mudah terkena penyakit,” pungkasnya.

Sementara, dikonfirmasi terkait hal ini melalui via Whatsapp, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) OKI, Alexander Bustomi, SP belum bisa memberikan keterangan. (Hasan)

Komentar