PT Wilmar Nabati Indonesia Bantu Pemkab OKI Atasi Covid-19

News Satu, Ogan Komering Ilir, Rabu 6 Mei 2020- Menyikapi dampak ekonomi sosial yang di akibatkan oleh virus corona atau Covid- 19, PT Wilmar Nabati Indonesia wilayah operasional Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendistribusikan bantuan Sembako berupa 1 ton beras, 30 Liter Disinpektan, Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker yang diserahkan ke Posko Gugus Tugas Kabupaten OKI.

Selaku Bina Mitra PT Wilmar Nabati Indonesia wilayah operasional Kabupaten OKI, Danil mengungkap, Dengan membawa amanah dalam program wilmar peduli Covid- 19 hari ini bantuan tersebut ditujukan ke Posko Gugus Tugas Covid- 19 Kabupaten OKI dalam hal ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab OKI.

“Sementara untuk di daerah operasional perusahaan, mulai besok kita akan bagikan 3479 paket sembako dan masker di 32 desa di 5 Kecamatan Kab OKI diantaranya Kecamatan Tanjung Lubuk, Pedamaran, Mesuji Raya, Lempuing Jaya dan Lempuing,” terang Danil seraya menambahkan, kemungkinan pembagian dilakukan selama 6 hari sampai selesai, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga :  Curi Emas Puluhan Gram, Seorang Emak Diamankan Polisi

Selain itu pihaknya juga melakukan penyemprotan senyawa kimia Disinfektan secara berkala setiap satu pekan di wilayah ring 1 tersebut,

“Mulai dari Rumah ibadah, Puskesmas, Rumah Sekolah dan Rumah warga serta ruang publik lainya tak luput dari penyemprotan oleh petugas protokol dan Alhamdulillah wilayah kita masih aman dan belum ada warga yang terpapar,” terangnya.

Disampaikanya, bahwa sebelumnya PT Wilmar Nabari Indonesia telah berkomitmen mengalokasikan dana USD 1 Juta untuk pengadaan Sembako dan APD guna meringankan dampak Covid- 19.

“Ini untuk warga di lebih dari 13 Provinsi di Indonesia termasuk didalamnya wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Dengan Budget USD 1 Juta, kita anggarkan IDR 500 Juta Rupiah untuk Kabupaten OKI baik melalui Gugus Tugas, Instansi lain termasuk ke Desa – desa wilayah operasional ring 1,” jelas Danil didampingi jajaran Manager dari pihak Wilmar.

Komentar