Saat Jam Kerja, Kantor Bagian Kesra Pemkab OKI Tutup

News Satu, Ogan Komering Ilir, Rabu 25 Mei 2022- Salah satu wartawan yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengaku kaget saat hendak menyambangi Kantor Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, Rabu (25/5/2022).

Betapa tidak kantor pelayanan publik yang seharusnya aktif saat jam kerja, kenyataannya terlihat kosong bahkan terkunci rapat.

Budi, wartawan media online menyebut jika dirinya berkunjung ke kantor tersebut dengan tujuan ingin konfirmasi dan menyampaikan sesuatu hal. Namun kantor tersebut tutup.

“Ketika saya tiba di depan kantor, terlihat kantor sepi dan terkunci, lalu saya bertanya kepada seorang Pol PP di kantor tersebut dan mengaku tidak tahu alasan kantor terkunci, bahkan menurut Pol PP tadi sudah 2 hari kantor itu sepi,” tutur Budi, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga :  45 Anggota DPRD OKI Gelar Reses Dengan Prokes Ketat

Atas saran Pol PP, selanjutnya Budi menanyakan kondisi kantor itu kepada Bagian Umum Pemkab OKI. Dan salah satu staf di ruangan umum Pemkab OKI mengatakan bahwa pejabat dan staf bagian kesra saat ini tengah Dinas Luar (DL) guna mengawal kafilah MTQ di Palembang.

Sementara itu Kasubbag Kesra, Samsyudin S.Hi melalui pesan Whatsapp-nya mengatakan seluruh pejabat kesra lagi berdinas ke Palembang untuk kegiatan MTQ sampai tanggal 30 nanti, dan Samsyudin mengaku jika dirinya saat ini tengah melayat ke orang tua salah satu staf kesra yang saat ini tertimpa musibah meninggal dunia.

Menanggapi dari kondisi tersebut, elemen masyarakat dari kelompok Nusantara Menulis, Gani menilai seharusnya kantor pelayanan publik tidak serta merta ditinggal sepi begitu saja terlebih saat jam kerja, hal itu sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati OKI, Idul Fitri Momentum Bangkit dari Dampak Pandemi¬†

Terlebih menurutnya, Kantor Pelayanan publik seperti Kesra dan lainnya adalah ruang kebutuhan masyarakat dimana sebuah tempat bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan terkait bidang tersebut.

“Memang beberapa kantor di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten OKI kerap terlihat sepi, bahkan ada juga pelayanan yang terkesan kurang memuaskan,” ungkapnya.

Pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten OKI untuk memberikan teguran terhadap para oknum pejabat dan staf kantor yang suka meninggalkan kantor saat jam kerja, adapun korupsi waktu saat jam istirahat siang (Isoma). (Hasan) 

Komentar