oleh

Sandera 2 Wanita, Pria Ini Nyaris Tewas Dimassa

News Satu, Ogan Komering Ilir, Senin 15 April 2019-  Diduga Menyandera dua orang perempuan pelayan rumah makan, Untung Bin Guntur (33), warga Sungai Kong, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) nyaris tewas diamuk warga.

Menurut keterangan pemilik rumah makan, Seli, bahwa pada hari Minggu (14/4/2019) sekira pukul 09.00 WIB, ada satu Speed Boad mampir ke dermaga yang ada di rumah makan miliknya. Lalu tiba-tiba turun sambil membawa satu orang anak laki-laki dengan membawa pisau di tangan kanannya, sambil menyandera satu orang anak kecil.

Setelah turun dari Speed Boad, laki-laki tersebut langsung menuju dan masuk ke rumah makan, tanpa diduga tiba-tiba langsung menyandera 2 (dua) orang perempuan yang merupakan pelayan rumah makannya.

Setelah menyandera dua orang pelayan Marwa (18) dan Uli (16) yang sama-sama warga Desa Sungai Lumpur, Kecamatan Cengal Kabupaten OKI, laki-laki tersebut langsung melepas anak kecil yang disanderanya.

“Saat laki-laki tersebut hendak pergi dari rumah makan, laki-laki tersebut hanya membawa satu orang pelayan saja yang disanderanya tadi ke dalam los yang berada didepan rumah makan miliknya,” katanya, Senin (15/4/2019).

Tak senang melihat ada pelayannya disandera oleh orang tak dikenal (OTK), Seli langsung menelpon Bripka Yohanes pesonil Sat Airud Polres OKI untuk memberitahukan ada kejadian tersebut.

“Saya juga meminta kepada Bripka Yohanes untuk segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengamankan tersangka dan korban yang disanderanya,akan tetapi pada saat itu warga juga sudah ramai mengepung pelaku,” ungkap Seli.

Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Donni Eka Syaputra melalui Paursubbag Humas Bagops Polres OKI, Ipda M Nizar saat dikonfirmasi mengatakan, belum diketahui motif penyanderaan tersebut.

“Kedua orang yang disandera tidak mengalami luka apapun dan saat ini sudah di izinkan pulang ke rumah masing-masing. Namun untuk Bripka Yohanes saat ini masih di rawat di Puskesmas Tulung Selapan akibat Luka yang dialaminya,” tandas M Nizar. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.