HALO POLISIHEADLINENEWSOGAN KOMERING ILIRREGIONALTNI/POLRI

Sat TAHTI Polres OKI Rubah Paradigma Negatif Melalui Program KANTAP

173
×

Sat TAHTI Polres OKI Rubah Paradigma Negatif Melalui Program KANTAP

Sebarkan artikel ini
Sat TAHTI Polres OKI Rubah Paradigma Negatif Melalui Program KANTAP
Sat TAHTI Polres OKI Rubah Paradigma Negatif Melalui Program KANTAP

News Satu, Ogan Komering Ilir, Senin 28 November 2022- Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Sat Tahti Polres OKI memiliki Inovasi yang diberi nama KANTAP (Kampung Taubat Mantap).

Rumah tahanan (Rutan) atau yang biasa kita sebutkan penjara biasanya identik dengan hal-hal yang menakutkan bagi masyarakat pada umumnya, Kapolres OKI AKBP Diliyanto, S.IK., S.H., M.H melalui Kasat Tahti Polres OKI IPDA Al Hafiz M., S.H dan jajarannya, mengungkapkan bahwa berdasarkan hal tersebutlah yang akhirnya dijadikan momen sebagai inovasi kreatif yang diharapkan dapat merubah paradigma negatif masyarakat tentang penjara atau rumah tahanan.

Inovasi yang diberi nama KANTAP (Kampung Taubat Mantap) Menurut Al Hafiz, dalam program tersebut Sat Tahti Polres OKI mempunyai beberapa inovasi yang diantaranya adalah, Sholat wajib 5 waktu berjamaah, Khotmil Qur’an dan belajar mengaji setiap hari setelah cek pagi dan Ba’da Sholat Ashar, Giat BINROHTAL (Pembinaan Rohani dan Mental) yang dilaksanakan rutin setiap hari dan dikendalikan langsung oleh Kasat Tahti Polres OKI IPDA Al Hafiz. M., SH, dan belajar mengaji / membaca Al Qur’an yang menghadirkan ustad dari luar yaitu Imam Masjid Sholihin Kayuagung Ustadz Erwin.

“Alhamdulillah donatur selalu berdatangan baik dari pemkab OKI, perusahaan ataupun perorangan untuk memberikan Alqur’an serta buku Iqra, dan kami yakin bahwa setiap niat baik pasti akan dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wata Ala,” ujar Al Hafiz.

Al Hafiz mengungkapkan, Inovasi yang diberi nama KANTAP (Kampung Taubat Mantap) ini sangat didukung penuh oleh Kapolres OKI AKBP Diliyanto, S.IK., S.H., M.H.

“Selama saya menjabat sebagai Kasat Tahti dalam kurun waktu 1 Tahun ini, kami telah menyalurkan 1 alqur’an untuk 1 Tahanan, dan sebagai informasi bahwa hingga saat ini sebanyak 285 Al Qur’an telah diterima oleh tahanan yang beragama Islam,” tukasnya. (Hasan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.