oleh

Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, 86 Pejabat Kabupaten OKI Dirotasi

News Satu, Ogan Komering Ilir, Senin 12 Oktober 2020- Puluhan pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dirotasi dan promosi jabatan. Wakil Bupati Kabupaten OKI memimpin langsung pelantikan dan sumpah jabatan di halam upacara Kantor Bupati OKI dengan menerapkan protokol kesehatan (ProKes) secara ketat.

Berdasarkan Surat Keputusan Kabupaten Ogan Komering Ilir Nomor 821.2/23.10/KEP-BKD.III/2020, Wakil Bupati Kabupaten OKI, H.M. Djakfar Shodiq melantik 86 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawasan dan Fungsional Auditor di lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten OKI, Endro Suarno, S. Sos, M.Si dalam laporannya menyebutkan terdapat 86 orang Apatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kab. OKI dengan rincian 24 orang Pejabat Administrator, 59 orang Pejabat Pengawas, dan 3 orang Fungsional Auditor.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M Djakfar Shodiq mengatakan kegiatan pelantikan jajaran pejabat di setiap intansi pemerintah adalah bagian dari proses dan kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pola pembinaan karir pegawai serta untuk memberikan pelayanan prima untuk masyarakat Kabupaten OKI.

“Walau di tengah pandemi Covid -29, kita tetap melakukan rotasi dan promosi pejabat dalam upaya lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintah dan pelayanan publik serta meningkatkan performa kelembagaan,” ucapnya. (12/10/2020).

Menurut Djakfar Shodiq, pelaksanaan mutasi atau rotasi pejabat stuktural di lingkungan pemerintahan juga merupakan konsekuensi yang harus dilakukan dalam upaya memberikan penyegaran sekaligus untuk memotivasi kinerja organisasi agar lebih baik.

“Selain baik dalam pengelolaan administrasi, juga pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.