Tragis, 3 Bocah Balita Tewas Dikolam Renang

News Satu, Ogan Komering Ilir, Senin 18 April 2022- Warga Kayuagung dibuat gempar geger peristiwa naas terjadi di Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung, betapa tidak, 3 (tiga) bocah atau balita dikabarkan ditemukan tenggelam dan tidak bernafas lagi dikolam renang (FT) milik salah satu warga Kelurahan Jua-jua berinisial (HR) yang berada di Jalan Raden Nato Kecamatan Kayuagung Kab OKI, Minggu (17/4/2022) kemarin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan, menurut keterangan keluarga korban, peristiwa nahas yang menelan nyawa 3 bocah atau balita yang merupakan kakak adik dan satu paman tersebut masing-masing bernama Adin (3), Tatik (4) dan Alvino (5) berawal ketika mereka tengah bermain dan meminta izin untuk membeli jajanan di warung, sekira Pukul 06:00 WIB Minggu (17/4/2022) kemarin.

“Pagi itu mereka meminta izin untuk membeli jajanan dan selanjutnya mereka tidak kunjung kelihatan, hingga ketiganya ditemukan tidak bernyawa di kolam renang,” tutur Iskandar yang merupakan orang tua dari Alvino saat dibincangi wartawan di rumah duka Kelurahan Jua-Jua Kayuagung.

Baca Juga :  Inilah Hambatan Distribusi Logistik Pemilu Wilayah Terluar OKI

“Tahun ini Alvino sudah mau masuk Sekolah, seragam sekolahnya sudah dipersiapkan untuk masuk sekolah, haru mereka,” jelasnya.

Sementara itu, keluarga terdekat pemilik kolam renang saat dibincangi dilokasi kejadian mengatakan, dari rekaman CCTV yang saat ini sudah ada di pihak Kepolisian Resort (Polres) OKI, melihat dari CCTV tersebut ketiga bocah atau balita tersebut memasuki area kolam renang tersebut sekira pukul 05.14 WIB masih waktu Subuh atau dalam waktu setempat. Sebelum peristiwa naas tersebut terjadi, ketiga bocah atau balita tersebut terlihat bermain ayunan yang tidak lama kemudian salah satu dari ketiga bocah tersebut bermain pelesotan dan jatuh kekolam renang khusus anak-anak sementara yang dua bocah atau balita bermain pelesotan di kolam renang yang ketinggian airnya mencapai 1,5 meter.

Baca Juga :  Seorang Pria di Probolinggo Ditemukan Tak Bernyawa oleh Warga¬†

“Kita tidak tahu persis kejadiannya, namun dari CCTV itulah ceritanya,” terangnya.

Sebelumnya, kalau menurut dari informasi dari tukang cuci berinisial (Mr) disini, ketiga bocah atau balita tersebut sempat disuruh pergi oleh (Mr) namun entah mengapa ketiganya kembali lagi kearea kolam renang, Dia (Mr) tidak tahu karena dianya sibuk mencuci.

“Ya, kita percayakan semuanya kepada pihak kepolisian, bagaimanapun peristiwa ini tidak kita inginkan, sebab tempat kolam renang ini memang ditutup sementara karena focus ibadah puasa,” ungkapnya.

Hasil informasi lebih lanjut, kejadian tersebut telah ditangani pihak Polres OKI dan telah dipasang Polis Line dilokasi kejadian, begitu juga dengan CCTV dan juga pemilik usaha Kolam renang (HR) serta tukang cuci (Mr) telah dipanggil untuk dimintai keterangan oleh pihak Polres OKI.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Camat Jirak Himbau Warga Dibantaran Sungai Waspada

Atas kejadian tersebut juga pihak keluarga pemilik kolam renang juga telah melaporkan ke Ketua RT dan Kelurahan setempat. Sembari mengucapkan “turut berdukacita atas meninggalnya ketiga anak tersebut dan semoga orang tua serta keluarga lainnya tetap sabar dan tabah menghadapi ujian ini.

Diketahui ketiga bocah atau balita ditemukan tidak bernafas oleh pemilik usaha kolam renang atau keluarganya kurang lebih sekira pukul 08.00 WIB atau dalam waktu setempat dan sempat dibawa ke RSUD Kayuagung. Setelah dipastikan ketiganya sudah tidak bernyawa lagi, maka ketiganya dibawa oleh keluarga kerumah duka di Kelurahan Jua-Jua untuk diurus lebih lanjut guna persiapan penguburan jenazah.

Hingga Minggu (17/4/2022) kemaren sore, belum ada keterangan atau rillis dari pihak Polres OKI atas peristiwa tersebut. (Hasan)

Komentar