Atlet FPTI Pamekasan Lolos Final Lead Kejurprov Jatim di Sampang

News Satu, Pamekasan, Jumat 21 Oktober 2022- Sebanyak enam atlet panjat tebing kabupaten Pamekasan Jawa timur turut berlaga di kejuaraan se Jawa timur yang diselenggarakan di kabupaten Sampang Madura. Mulai 20 Oktober hingga 23 Oktober 2022, mereka dijadwalkan akan menggapai prestasi di dinding panjat Sampang Sport Center yang berada di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang.

Tak ayal jika pada kesempatan kali ini, berbagai kategori lomba diikuti oleh atlet besutan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pamekasan. Mulai dari kategori lead putra dan putri hingga kategori speed classic putra dan putri. Dijadwalkan mereka akan bersaing dengan ratusa atlet dari sekitar 33 kabupaten dan kota se Jatim.

“Sebagaimana upaya pemerintah daerah dalam membentuk generasi penerus yang berdaya saing, federasi panjat tebing Indonesia atau FPTI Pamekasan bertekad memberi ruang prestasi dan bakat para remaja pecinta olahraga alam bebas,” tandas Wahyudi, Ketua Umum FPTI Pamekasan.

Karenanya, Wahyu terangkan saat ini di kejuaraan provinsi atau Kejurprov 2 FPTI Jawa timur 2022 yang diselenggarakan kabupaten Sampang, pihaknya menurunkan 6 atlet diantaranya Awaizil Asrori, Ferdiansyah, M. Fauzul Adhim, Raihan Irwansyah, Karisma Artika dan Nani Anastasya.

“Alhamdulillah di putaran final pada kategori lead putra ada 2 atlet yang terus berlaga untuk merebut podium. Mohon doa restu pada segenap masyarakat Bumi Gerbang Salam agar kami bisa memberi yang terbaik untuk hadiah prestasi jelang hari jadi Pamekasan Hebat tahun ini,” tandasnya.

Kedepan, FPTI Pamekasan akan kuatkan pola pengkaderan dan regenerasi dengan blusukan lagi ke setiap lembaga pendidikan. Bahkan akan terus diupayakan inovasi pengenalan di kegiatan fun climbing lainnya, dalam mencetak kader olahraga panjat tebing masa depan. Tentunya, semua tak akan terjadi tanpa dukungan dari pemerintah kabupaten Pamekasan dan KONI setempat dalam berprestasi dan pemenuhan fasilitas latihan yang baik.

“Semoga ajuan kami untuk mendapatkan fasilitas wall climbing bisa segera terwujud sebagaimana yang diharapkan oleh semua pecinta panjat tebing Pamekasan dari 2019. Sebab selama ini kami hanya latihan dengan sistem kerjasama dengan perguruan tinggi dan mapala yang ada di Bumi Gerbang Salam,” tukasnya.(Yudi)

Komentar