oleh

Awal Maret 2021, Lansia Akan Tersentuh Bantuan Melalui Relawan Pendamping

News Satu, Pamekasan, Kamis 21 Januari 2021- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, mengajak diskusi serius jajaran Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur terkait teknis dan persiapan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Terutama dalam program khusus Kesejahteraan Lansia yang ditempatkan, di Peringgitan Dalam Ronggo Sukowati Kabupaten Pamekasan, Kamis Siang (21/1/2021).

Diskusi tersebut berlangsung guyub dalam membahas tentang rencana proses Launching program unggulan dan prioritas Pemerintah Kabupaten Pamekasan tersebut.

Baddrut Tamam secara tegas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pamekasan harus hadir di segala sektor. Khususy yang terkait dengan kebutuhan masyarakat, tugas pelayanan publik dan juga layanan prima pemerintah daerah lainnya, kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam setelah diskusi serius itu, akhirnya, meminta Dinas Sosial untuk segera melaunching Program Keluarga Harapan (PKH) Khusus Lansia tersebut, di tahun 2021 ini.

“Namun, yang perlu kita diskusikan lebih mendalam mengenai kriteria, usia, alur dan manajemen. Sehingga program dari pemerintah betul-betul tepat sasaran,” katanya.

Pihaknya juga menambahkan dalam diskusi intensif itu, kemungkinan akan adanya peran Relawan Pendamping. Mereka kemudian bertugas Secara teknis, menyalurkan bantuan khusus lansia tersebut.

“Orientasi keseluruhan, kita mau memberikan bantuan kepada orang yang tidak mampu dan masuk kategori Lansia, semuanya butuh persiapan baik untuk hasil terbaik,” tukasnya.

Ra Baddrut juga menekankan bahwa, bantuan tersebut, harus dipastikan benar benar akan masuk kepada masyarakat yang kategori miskin dan juga Lansia yang akan diberikan tambahan makanan dan obat-obatan. Sehingga kesehatan dan kesejahteraan Mereka akan lebih baik dan tambah bagus.

“Namun, Pemerintah perlu diskusi lagi mengenai kriteria yang masuk kategori Lansia. Itu mulai dari umur, orang miskin yang tidak sehat dan yang hidup sebatang kara,” inginnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur itu mengatakan, sekitar empat ribu lebih data kemiskinan dan lansia yang sudah masuk dalam program tersebut. Namun perlu dilakukan verifikasi dan validasi data lagi agar tersampaikan kepada masyarakat yang berhak, dan tidak menimbulkan dampak kurang baik ke depan.

“Insyaallah awal bulan Maret program ini bisa dilaksanakan dan dapat bermanfaat bagi penerima bantuan lansia,” tutupnya pada media. (Yudi)

Komentar