oleh

Pertanyakan Pembangunan Parit, FARA Pamekasan Gruduk Kantor Dinas PHP

News Satu, Pamekasan, Rabu 23 Mei 2018- Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Forum Aspirasi Rakyat (FARA) gruduk kantor Dinas Pertanian, Hultikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim), Rabu (23/5/2018). Kedatangan mereka tidak lain untuk mempertanyakan Pembangunan DAM Parit di Desa Potoan Daya dan Pengembangan mete Pada tahun Anggaran 2017.

“Kami hanya ingin mempertanyakan dua program dinas Pertanian, Hultikultura dan Perkebunan Pamekasan yang hingga saat ini dinilai tidak jelas,” kata Abdurrahman, Ketua FARA Pamekasan, Rabu (23/5/2018).

Ia mengatakan, pihaknya Cuma menanyakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan  Spesifikasi pekerjaan, hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap Pemerintah Daerah Pamekasan, agar pekerjaan tersebut benar-benar dilaksanakan dengan benar.

“Pekerjaan ini harus sesuai dengan Spesifikasi pekerjaan dan RAB, sehingga hasilnya benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tukasnya.

Sementara, Azis Jamil salah seorang Pegawai Dinas Peretanian, Hultikultura dan Perkebunan Pamekasan saat menerima aktivis FARA, mengatakan, pekerjaan tersebut sudah benar lokasinya yakni di Desa Potoan Daya. Sedangkan, masalah sesuai dengan Spesifikasi pekerjaan dan RAB, pihaknya sudah menyerahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dilakukan audit.

“Pekerjaan itu sudah benar lokasinya dan masalah sesuai dengan Spesifikasi atau RAB, kami sudah serahkan ke BPK untuk dilakukan audit,” terangnya dengan singkat.

Setelah mendengar penjelasan dari Dinas Pertanian, Hultikultura dan Perkebunan, para aktivis FARA Pamekasan langsung membubarkan diri. (Syaiful)

Komentar