GMNI-NGO Desak Ijin Pabrikan Rokok Lokal Konkrit di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Kamis 31 Maret 2022- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Mabes N.G.O Pamekasan, Jawa timur bersama sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Bea dan Cukai Madura, Jawa Timur. Mereka mendesak keseriusan dalam pembinaan usaha pabrik rokok lokal dengan pemberian ijin yang cepat dan tepat.

Aksi tersebut juga bertujuan untuk menyelamatkan para Kaum Buruh Pabrik Rokok lokal dari fitnah segerombolan orang. Pasalnya, mereka dinilai menuding Pabrik Rokok Lokal di daerah tersebut telah merugikan masyarakat dan negara.

Padahal menurut peserta aksi, Pabrik-pabrik Rokok lokal di Pamekasan itu telah menjadi gantungan nasib ribuan orang dan buruh. Semua bisa berkerja dengan baik dan halal, demi bertahan hidup dan membiayai kebutuhan keluarganya.

Tak ayal jika, mereka menyatakan sikap mendorong Pemerintah dan Beacukai Madura untuk melakukan edukasi kepada Pabrik Rokok lokal di Pamekasan. Sehingga Pabrik tersebut dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi dan mengurangi angka pengangguran.

Kemudian, mereka mendorong para Pengusaha Pabrik Rokok lokal untuk memperhatikan kesejahteraan serta kesehatan para buruh dengan menerapkan Upah Minimum Kerja (UMK). Semu sesuai aturan dan membuatkan BPJS ketenaga kerjaan. Serta meminta Pemerintah dan Beacukai Madura supaya mendahulukan pendekatan persuasif dalam melakukan penindakan terhadap Pabrik Rokok yang belum berijin.

Taufikur Rahman, selaku Ketua DPC GMNI Pamekasan sekaligus Korlap Aksi dalam aksinya mengatakan, kalau pihaknya selain melakukan dorongan itu, juga berjanji akan memberangus Pabrik-pabrik Rokok yang tidak mengedepankan kesejahteraan rakyat. Sebab adanya para pengusaha rokok di Bumi Gerbang Salam harus membawa kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi buruh pabrik yang berkerja dengan baik selama ini.

“Oleh karena itu, kami ke sini memastikan memberikan pembelaan dan dukungan kepada Beacukai untuk bagaimana di sektor Home Industri Rokok lokal semakin berkembang,” katanya, Kamis (31/3/2022).

Namun, apabila ada kesejahteraan rakyat yang tertindas serta ada Pabrik-pabrik yang bermain dan mengambil keuntungan dari aksinya dengan memberikan upah yang tidak manusiawi. Maka teriak Taufik (akrab disapa), pihaknya berjanji akan menjadi garda terdepan untuk memberangusnya.

“Kami dari GMNI berjanji akan menjadi garda terdepan untuk memberangusnya apabila kesejahteraan rakyat tertindas, dan apabila Pabrik-pabrik memberikan upah yang tidak manusiawi,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bea dan Cukai Madura Zainul kepada Pendemo menyampaikan terima kasih atas kedatangannya dalam menyampaikan aspirasi dan dorongan.

“Ini menjadi cambuk semangat bagi kami untuk kinerja yang lebih luar biasa, dan kami dari Kantor Pelayanan dan pengawasan Beacukai Madura dalam hal ini sangat sepakat apa yang menjadi tuntutan adik-adik sekalian,” tegasnya.(Yudi)

Komentar