News Satu, Pamekasan, Rabu 24 Agustus 2022- Rektor IAIN Madura, Dr. Saiful Hadi, M.Ag, bersama Wakil Rektor 1, Dr. Maimun, Wakil Rektor 2, Dr. Buna’i, dan Wakil Rektor 3, Dr. Mohammad Ali Humaidy, berkunjung ke Wakil Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin. Bahkan mereka beserta segenap rombongan lainnya serta jajaran dekan, dan Kabiro AUAK IAIN Madura, Drs. Abdul Halik di Mandhapa Agung Ronggo Sukowati, pada awal pekan ini.

Sebaliknya pada kesempatan itu, Wakil Bupati Fattah Jasin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Akhmad Zaini. Lalu juga nampak Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Pamekasan, Nurul Widiastuti saat itu.

Pasalnya, Rektor IAIN Madura, Dr. Saiful Hadi menyampaikan dan meminta dukungan kepada Pemkab Pamekasan. Yakni terkait rencana alih status IAIN Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Madura yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Menurut rektorat seperti lansiran resminya dan pada media, perubahan status tersebut nantinya secara otomatis akan menambah jumlah jurusan. Sehingga banyak pilihan bagi anak-anak kuliah kampus yang berlokasi di Jalan Raya Panglegur tersebut.

Selain itu, luas lahan juga menjadi syarat dalam merubah status sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satunya, IAIN Madura masih kekurangan lahan sekitar 4 hektar untuk memenuhi kebutuhan itu.

“Kami meminta surat dukungan kepada Pemkab Pamekasan terkait upaya ubah status tersebut. Kemudian, lahan juga menjadi kendala kami, sehingga kami meminta adanya hibah lahan dari Pemkab,” tandasnya, Rabu (24/8/2022).

Mendengar hal itu, Wakil Bupati menyambut baik upaya IAIN Madura untuk merubah statusnya menjadi UIN Madura. Sebab, hal tersebut akan mendorong pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) Pamekasan yang mumpuni sesuai cita-cita Bupati Baddrut Tamam.

“Kalau urusan surat dukungan itu urusan gampang, pasti kami dukung, kami akan sampaikan langsung kepada Bapak Bupati terkait hal ini. Dalam waktu dekat pasti akan selesai, nanti juga ada bu asisten untuk menyampaikan kepada beliau,” tuturnya kala itu.

Mantan pejabat Pemprov Jawa Timur ini berharap, keinginan kuat IAIN Madura untuk berpartisipasi dalam memajuan pendidikan dengan upaya alih staus mendapat kemudahan dari Allah SWT.

“Kami sampaikan terima kasih, karena memang itu yang kami butuhkan. Hal itu mendukung program bapak bupati yang juga membutuhkan paper akademik untuk mendukung kebijakannya. Insyaallah apa yang menjadi harapan akan segera teralisasi,” tukasnya. (Yudi)