oleh

Ini Terobosan Dispendukcapil Untuk Kecepatan Berkas di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Rabu 28 Oktober 2020- Dalam waktu dekat Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) akan dimiliki Dispendukcapil Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, proses anggaran telah disetujui dan tinggal menunggu pengadaan alat pencetak data kependudukan otomatis tersebut, dalam waktu dekat.

Setidaknya, ini yang disampaikan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pamekasan, Achmad Faisol pada awa media. Sebab, dengan adanya alat tersebut pembuatan berkas dukcapil seperti KK dan lainnya akan lebih cepat diproses. Bahkan hanya akan memakan waktu 10 menit saja, dan langsung jadi tercetak otomatis secara mandiri.

“Karena kedepan layanan kami itu, harus dirasakan lebih efektif dan lebih cepat jadi harus ada perubahan lebih prima lagi. Alhamdulillah sudah disetujui oleh legislatif setelah Kami dipanggil,” ungkapnya Rabu (28/10/2020).

Untuk sementara ini, pihaknya akan menyiapkan 1 unit ADM sesuai dengan anggaran PAK. Lalu, kemudian akan ada rencana menambah jumlah 2 sampai 3 unit untuk alat rekam iris mata, kamera SLR dan Komputer untuk fasilitas operasional nantinya.

“Insya Allah saya sangat yakin betul ini disetujui tinggal ketok palu pengesahan PAK nantinya. Tentunya untuk melayani kebutuhan masyarakat akan data kependudukan dan catatan sipil,” tandasnya.

Tak hanya itu, sebenarnya pihaknya masih bermimpi nanti kedepannya, bukan lagi orang yang jalan menuju Dispendukcapil. Melainkan pihaknya dan peralatan Mobile yang jalan menemui masyarakat.

Disinggung terkait teknis, alat ADM tersebut nantinya akan diletakkan di Mall Pelayanan Publik dan pihaknya sudah mempelajari bagaimana proses dan mekanismenya. Itu, sesuai dengan himbauan Bupati Pamekasan untuk mencari lokasi yang representatif dan mudah dijangkau masyarakat.

“Jadi ada deretan operator yang sudah siap melayani minimal 5 loket. ini diharapkan menambah kecepatan dalam pelayanan. Meski idealnya ada UPT di Pamekasan. Kalau saat ini dengan terpaksa kita pusatkan disini dulu, dengan kondisi pandemi ini,” tegasnya.

Menurutnya, keinginan Bupati Pamekasan, agar di wilayah Pantura juga diletakkan mesin ADM ini. Itu untuk mudahkan masyarakat dan menghemat waktu, mengingat masyarakat Pantura cukup jauh jika harus ke wilayah selatan atau kota. (Yudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.