News Satu, Pamekasan, Selasa 23 Agustus 2022- Menjaga kualitas hasil bumi dan pertanian terus dilakukan pemerintah kabupaten di Bumi Gerbang melalui dinas terkait. Bahkan berbagai stimulan dan pendampingan juga menjadi program intensif mereka agar kemudian bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat kedepan.

Nah dengan semangat itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur terus memberikan bantuan benih unggul. Terutama pada setiap masa tanam untuk menjaga kualitas tembakau petani di daerahnya.

Tak ayal jika menurut Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Ketahanan Pengan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Achmad Suaidi, pihaknya secara rutin memberikan bantuan benih kepada petani di Bumi Gerbang Salam. Semua dilakukan secara terdata dan efektif sebagai upaya menjaga serta meningkatan kualitas tembakau Madura dari tahun ke tahun.

“Ini namanya program peningkatan kualitas tembakau, salah satunya dengan pemberian benih prancak 95 yang sudah ada sertifikatnya,” terangnya pada media dan dilansir laman pemkab, Selasa (23/8/2022).

Pasalnya, itu dilakukan sebagai wujud konkrit penggunaan dana program peningkatan kualitas benih. Terutama yang bersumber dari bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan anggaran sekitar Rp 42 juta pertahun.

“Ini sangat kecil anggarannya, karena kita belum mancakup secara keseluruhan,” tukasnya.

Pihaknya juga mengungkapkan, tidak semua wilayah di daerahnya cocok untuk ditanami tembakau lantaran tanah yang tidak mendukung. Hal itu sesuai dengan tes laboratorium yang telah dilakukan.

Oleh karena itu, petani dapat memanfaatkan tanaman lain selain tembakau agar untungnya lebih maksimal. Itu sebagai bentuk pemberdayaan komoditas pertanian lainnya dalam menunjang Kesejahteraan Rakyat.

“Yang tidak layak itu tolong ditanami yang lain, tanaman alternatif, salah satu contohnya jagung hibrida, dan bawang merah,” tukasnya. (Yudi)

Komentar