News Satu, Pamekasan, Selasa 12 Juli 2022- Memelihara kearifan lokal Bumi Gerbang Salam dilakukan segenap lapisan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Bahkan juga diterapkan dalam memenuhi kompetensi tenaga pengajar di lingkungan sekolah dibawah Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) setempat selama ini.

Nah, secara khusus untuk itu, Dinas yang mengampu bidang Pendidikan dan pelestarian Kebudayaan di Kabupaten Pamekasan itu menyelenggarakan Bimtek Bahasa Madura khusus Guru. Kali ini dengan sasaran tenaga pendidik di sekolah dasar yang berada di Kabupaten Pamekasan dan dipusatkan di hotel cahaya berlian Panglegur, pada 12-13 Juli 2022.

Tak ayal jika pada kesempatan kali ini, hadir Kepala Disdikbud yang diwakili Kabid SD, Fatimatus Zahrah. Lalu juga dihadiri Kasi Kurikulum Sadikun, serta Pemateri yang akan mengisi dalam kegiatan pagi ini yang terdiri dari Beberapa Kepala Sekolah dan Guru di Kabupaten Pamekasan.

Pasalnya dalam kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 50 Guru SD di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan. Dengan harapan dapat menjadi upaya bersama dalam pelestarian bahasa ibu untuk anak didik di usia muda dan pada generasi penerus nantinya.

“Selain sebagai bentuk Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Madura kepada guru, Kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah Kecintaan Guru Sekolah Dasar terhadap Bahasa Madura,” ujar Fatimatus Zahrah, Selasa (12/7/2022).

Menurut Kabid SD, Fatimatus Zahrah juga bahwa Bimtek ini dilaksanakan sebagai salah satu cara untuk memberikan pembinaan dan pengembangan kepada guru yang berorientasi untuk memelihara Bahasa Madura. Ditengah berbagai macam tantangan globalisasi dan perkembangan jaman yang kian cepat beralih ke era digital dan komunikasi.

Fatimah sapaannya, juga berharap nantinya minimal ada dua orang guru yang paham bahasa Madura dan bisa ajarkan kepada murid-muridnya di sekolah. Sehingga ketuk tukar dari pengetahuan dan kemampuan berjasa Madura yang baik dan benar akan tersambung ke para penerus bangsa di Bumi Gerbang Salam.

“Oleh karena itu, Mari Bimtek ini diniatkan untuk berikhtiar memahami bahasa Madura dan cara peningkatan kompetensi guru dalam memahami bahasa Madura,” tandasnya.(Yudi)

Komentar