oleh

Marak Mafia Beras, Aktivis Luruk Bulog Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Rabu 14 Oktober 2020- Puluhan aktivis aliansi LSM se Pamekasan ngeluruk Kantor Bulog Divisi Regional Pamekasan, jalan raya Panglegur Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Aksi massa ini dilatarbelakangi akibat temuan kualitas beras bantuan yang didistribusikan ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) ditengarai tidak layak makan dan diduga ada penyelewengan dalam teknik pelaksanaan dan wewenang yang diberikan.

Diorasinya, perwakilan massa menuntut pihak Bulog Pamekasan agar segera mengusut aksi tak terpuji dugaan adanya Mafia Beras. Hal tersebut dilontarkan, setelah adanya mitra agen yang diduga bermain mata dengan oknum Bulog.

Terutama, terkait pengadaan beras bantuan yang kualitasnya memang tidak layak konsumsi oleh masyarakat. Zaini salah satu perwakilan aksi, mendapat banyak keluhan dari Keluarga Penerima Manfaat atau KPM. Semua mengarah pada jenis dan kualitas beras untuk program PKH yang jelek.

“Bahkan, tadi malam masih ada orang Pantura yang mengeluhkan kualitas beras dari PKH yang tidak layak dikonsumsi, ini harus segera di klarifikasi,” katanya, Rabu (14/10/2020).

Lain halnya yag disampaikan Abdussalam, Orator Aksi lainnya. Pihaknya mendesak Kepala Cabang Bulog Pamekasan segera mengklarifikasi dan menemui massa aksi untuk mengklarifikasi kasus itu.

“Cepat keluar dan segera usut tuntas mafia beras. Terutama yang bersarang dalam tubuh Bulog serta mitra Bulog yang nakal dan tak tahu diuntung,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Pamekasan, Suseno langsung secara khusus menemui massa di pelataran Bulog. Pihaknya berjanji menindaklanjuti aspirasi dan keluhan masyarakat itu. Dijelaskan, meski dirinya baru 3 bulan menjabat sebagai pimpinan Cabang, institusi Bulog area  Pamekasan itu.

“Saya berjanji akan segera tindak lanjuti sebagai tanggung jawab jabatan. Data ini menjadi dasar kami dalam bertindak nanti,” tutupnya. (Yudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.