Masa Pandemi, Digital Printing Jeblok, Bisnis Karangan Bunga Meroket

News Satu, Pamekasan, Selasa 8 September 2020- Sektor usaha kreatif rupanya tidak semua merosot akibat pandemi covid 19 di Pamekasan, Jawa Timur. Asalkan selalu kreatif dan mau memutar otak akan jitu mempertahankan bisnis yang sarat kreasi ini.

Sebut saja, usaha Digital Printing yang merupakan bisnis kreatif berbasis desain dan teknologi yang menjamur di bumi gerbang salam. Tercatat setidaknya ada 20 studio digital printing yang beroperasi beberapa tahun ini.

Dari kesemuanya itu, salah satunya yang memutar ide bisnis,  Indoart Multimedia yang berada di Jalan Cokroatmojo 94 kelurahan Parteker, Kecamatan Kota Pamekasan, Jawa Timur. Semasa sebelum pandemi, orderan digital printingnya terbilang stabil. Namun mulai ditetapkannya darurat covid di Jawa Timur, usaha ini pun terimbas.

Baca Juga :  Masa Pandemi, 6 WBP Lapas Kelas IIA Pamekasan Lakukan Asimilasi di Rumah

“Kondisi, ini membuat kami harus banting stir untuk melayani papan karangan bunga dan pembuatan masker scuba printing juga. Alhamdulillah, itu berbuah positif dan menstabilkan omset,” jelas Boby Chodet, Pimpinan Indoart Multimedia.

Ditambahkan, biasanya mulai dari lebaran hingga masa penerimaan siswa baru, omset cetak digitalnya melonjak. Kini, dengan adanya, pembatasan prokes dan KBM Daring, membuat omsetnya terjun bebas.

“Sebenarnya, ide kreatif papan karangan bunga ini, bukan untuk korban covid saja. Namun agenda instansi dan swasta, yang pimpinannya diwakilkan melalui karangan bunga yang naik, karena pembatasan berkumpul dan prokes,” tutup pria gondrong berkacamata ini. (Yudi)

Komentar