HEADLINEHUKRIMKRIMINALMADURANEWSNEWS SATUPAMEKASANREGIONAL

Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ungkap 12 Kasus Pekat

425
×

Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ungkap 12 Kasus Pekat

Sebarkan artikel ini
Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ungkap 12 Kasus Pekat
Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ungkap 12 Kasus Pekat

News Satu, Pamekasan, Kamis 20 Juni 2024– Pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2024 yang berlangsung selama 12 hari, dari 3 Juni hingga 14 Juni 2024, berhasil mengungkap berbagai kasus kriminal umum atau penyakit masyarakat di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kapolres Pamekasan, Polda Jatim, melalui Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, mengonfirmasi kepada media di Gedung Bhayangkara bahwa dari 12 kasus yang terungkap, terdapat dua kategori yaitu Target Operasi (TO) dan Non Target Operasi (Non TO).

Diantara kasus-kasus tersebut, terdapat 1 kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan 1 tersangka, 2 kasus curat dengan 2 tersangka, dan 9 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan 10 tersangka.

“Jadi yang masuk kategori TO ada 6 kasus dengan 7 tersangka, sementara Non TO ada 6 kasus dengan 6 tersangka,” tegas AKP Doni Setiawan, Kamis (20/6/2024).

Pada kesempatan tersebut, Satreskrim juga merinci berbagai capaian dan mengidentifikasi beberapa tersangka yang berhasil diamankan, antara lain S (33) warga Kecamatan Proppo Pamekasan, MI (22) asal Kecamatan Pakong Pamekasan, AS (23) asal Kecamatan Pakong Pamekasan, AF (37) warga Desa Laden Kota Pamekasan, NAS (27) asal Desa Jalmak Pamekasan, dan M (40) warga Kecamatan Proppo Pamekasan.

“Selain itu ada juga R (19) warga Kecamatan Omben Sampang, MS (27) asal Tlanakan Pamekasan, NH (23) dari Kecamatan Batumarmar Pamekasan, SBN (32) asal Kabupaten Sampang, FA (27) warga Kecamatan Palengaan Pamekasan, HS (45) berasal dari Kecamatan Proppo Pamekasan, dan TAG (28) dari Desa Jalmak Pamekasan,” tambahnya.

Keberhasilan operasi ini menandakan bahwa pihak kepolisian terus serius dalam memberantas penyakit masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). AKP Doni Setiawan juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi dan data yang mendukung penegakan hukum di Kabupaten Pamekasan.

“Dari semua capaian itu, ada peran masyarakat dari informasi dan data yang mendukung fungsinya dalam penegakan hukum di Kabupaten Pamekasan,” tutupnya. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.