Peduli Cianjur, Brantas dan BP1328 Sigap Galang Donasi di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Selasa 22 November 2022- Duka mendalam kembali dirasakan segenap lapisan masyarakat negeri ini setelah gempa dahsyat mengguncang Jawab Barat. Khususnya di kawasan kabupaten Cianjur pada Senin siang sekiranya pukul 1 siang waktu setempat.

Bahkan seperti yang dirilis oleh pemerintah daerah setempat setidaknya ada ratusan korban jiwa yang meninggal dunia, selain korban luka dan kerugian materi yang tak terhitung. Duka ini tentunya menggugah nurani dan empati elemen masyarakat di bumi gerbang salam saat ini.

Tak ayal, terlihat dalam pantauan media, Barisan Relawan Tanpa Batas atau Brantas dan BP.13.28 Pamekasan langsung dengan sigap menghimpun donasi di beberapa titik jalan protokol. Yakni seperti yang terlihat di bilangan jalan Jokotole tepatnya di persimpangan lampu merah. Dan di persimpangan gaden, akses jalan diponegoro, Pamekasan meski diguyur hujan siang ini.

Menurut, Bobby Chodet perwakilan Brantas Pamekasan, pihaknya berkolaborasi dengan tim pramuka setelah melakukan komunikasi dengan komunitas di Kabupaten Cianjur. Terutama soal berbagai kebutuhan dan separah apa dampak dari kejadian yang menimpa warga setempat pada Senin malam.

“Lalu setelah semua informasi diterima melalui rekan Paguron Kandang Munding Cianjur, kami berkoordinasi dengan relawan BP.13.28 Pamekasan untuk gelar aksi mulai hari ini,” ungkapnya.

Nah, sesuai rencana bersama gerakan kemanusiaan dalam penggalangan donasi peduli Cianjur ini akan berlangsung selama sepekan. Yakni dimulai dari hari selasa ini hingga tujuh hari kedepan dan kemudian akan disalurkan secara akuntabel dan bertanggung jawab.

“Sebab semua hasil penggalangan akan dikawal langsung dan disalurkan hingga warga terdapat melalui proses transparan bersama rekan Paguron Kandang Munding yang memang berdomisili di Cianjur dan tahu sendiri kondisi di lapangan,” tandasnya.

Diharapkan gerakan kecil ini bisa menjadi secercah bantuan nyata dari warga bumi gerbang salam untuk duka sesama di Jawa Barat khususnya Cianjur. Tentu disamping, dengan berbagai gerakan kemanusiaan yang dilakukan elemen masyarakat dan relawan se Pamekasan lainnya, melalui wadah masing-masing atas nama kepedulian sosial. (Yudi)

Komentar