Pegadaian Syariah Kesemsem Sarung Tenun Khas Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Sabtu 15 Oktober 2022- Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyempatkan untuk pamerkan sarung tenun produksi warganya pada rombongan Dewan Pengawas Pegadaian Syariah dari Jakarta. Sebab itu merupakan hasil unggulan dari peserta program wirausaha baru (WUB) yang dinilai bagus oleh semua kalangan selama ini.

Dalam kunjungan yang dipimpin Ketua Dewan Pengawas Pegadaian Syari’ah Pusat KH. Cholil Nafis pada Kamis petang itu, mereka diterima secara khusus di Pringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggo Sukowati. Bahkan, bersama Pimpinan Wilayah Jawa Timur, Pimpinan Madura, dan jajaran Pegadaian Syari’ah Kabupaten Pamekasan.

Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Pengawas Pegadaian Syari’ah Pusat, KH. Cholil Nafis mengapresiasi dan kesemsem pada buah tangan yang disiapkan dana dihasilkan melalui program Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam selama ini.Termasuk memuji kepribadiannya, mulai wajah yang ganteng, intertainment, serta karakter yang belum dimiliki oleh pimpinan daerah lainnya di Madura.

“Pak bupati ini intertainment sekali, hal hal seperti ini penting sekali di zaman ini,” katanya seperti yang dilansir laman resmi pemkab setempat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini menjelaskan, pihaknya sengaja berkunjung ke Bupati Baddrut Tamam dan jajarannya guba menjalin kerja sama. Khususnya dalam ikhtiar besar untuk program antara pemerintah kabupaten (pemkab) dengan pegadaian syari’ah kedepan.

Sebab, banyak sekali program pegadaian berkebaruan yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Termasuk juga dengan dukungan dari kabupaten yang berjuluk bumi gerbang salam ini juga nantinya.
“Di Pegadaian Syari’ah sekarang juga ada KUR (kredit usaha rakyat, red), anggarannya sebesar Rp 5,5 triliun untuk tahun ini. Kita juga punya tabungan emas, dan lain-lain,” tandasnya.

Sementara itu, Baddrut Tamam juga sebaliknya beri apresiasi pada berbagai inovasi dan program pegadaian syari’ah untuk kemaslahatan umat. Sebab dalam benaknya, banyak program yang dapat bekerja sama dengan program pemkab, salah satunya program sapu tangan biru (sepuluh ribu pengusaha baru) atau program wirausaha baru melalui strategi desa tematik yang telah berjalan dengan baik. (Yudi)

Komentar