oleh

Pemkab Pamekasan Berjanji Akan Lakukan Pengawasan Dan Pemantauan Dalam Tata Niaga Tembakau

News Satu, Pamekasan, Senin 10 Agustus 2020- Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan dalam tata niaga tembakau. Bahkan, pemantauan dan pengawasan akan dilakukan terhadap gudang, serta para pelaku temabakau dilapangan.

“Kami berjanji akan memantau dan mengawasi gudang dan pelaku tembakau di lapangan agar benar-benar terkontrol tata niaga tembakau di Pamekasan” ungkap ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman, Senin (10/8/2020).

Sementara itu, jauh hari sebelumnya Bupati Pamekasan H Badrut Tamam telah menyampaikan bahwa pemkab tak pernah main-main soal tembakau bahkan sudah mengusulkan agar dibentuk Peraturan Gubernur untuk tata niaga tembakau. Selain memang telah mengocok perda tembakau bersama DPRD Pamekasan.

“Saya dan Pak Wabup berkomitmen untuk membela petani di Kabupaten Pamekasan, dalam hal ini petani tembakau,” tegas Bupati Pamekasan H  Badrud Tamam dalam menyikapi banyaknya tuntutan lapisan masyarakat dan petani tembakau terkait stabilitas harga jual yang cendrung Morat Marit belakangan ini.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Bupati Pamekasan, H. Raja’e, artinya progres komunikasi yang telah dilakukan oleh pemkab pada pihak pabrikan dan gudang mendapat respon bagus, tinggal kita dari sisi pemerintah berusaha bersama-sama mewujudkannya.

Selama ini maraknya aksi demonstrasi semakin menunjukkan, Upaya Pemkab Pamekasan semakin bersungguh-sungguh untuk hal itu,  Malah makin terungkap dalam Menyejahterakan Petani Tembakau, pihaknya tidak main main lagi.

“Saya berterimakasih pada masyarakat yang terus mengawal masalah tembakau ini, semoga upaya Pemkab ini tetap berjalan sesuai denan yang diharapkan semua pihak”, tegas Wabup H Raja’e saat menemui pendemo di pintu gedung DPRD Pamekasan. (Yudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.