oleh

Pemkab Targetkan 355 Pesantren Tangguh Bencana di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Jum’at 3 September 2021- Mulai Kamis 2 September 2021, sebanyak 13 pesantren di 13 kecamatan dikukuhkan menjadi Pesantren Tangguh Bencana atau Pastana di Kabupaten Pamekasan Jawa timur. Bahkan menurut Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam, nantinya, pada dua minggu kedepan akan ada lagi pesantren berikutnya yang akan diluncurkan dalam konsep Pastana.

Itu nantinya secara bertahap akan menyentuh setidaknya dari 335 pesantren di Bumi Gerbang Salam yang akan menggunakan protokol kesehatan. Itu sebagai bagian dari kewajiban menjaga kyai, pengurus, santri dan menjaga masyarakat sekitar pesantren setempat.

Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam, terus meminta bimbingan kepada para alim ulama untuk senantiasa mengingatkan iktikad baik pemerintah. Khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui beberapa program yang telah dicanangkan.

“Mohon bimbingannya untuk menjadikan prinsip bagi abdhina, jabatan ini hanya alat perjuangan terus terpatri di dalam jiwa, semangat bahwa jabatan hanya alat perjuangan, bukan tujuan. Ini bagi abdhina, karena kalau jabatan hanya sebagai tujuan, titik sudah,” tuturnya, Jum’at (3/9/2021).

Pihaknya, merasa bangga pada Pastana, salah satunya Pondok Pesantren Al Hasan Desa Srambah Kecamatan Proppo dan beberapa pondok pesantren lain yang telah menjadi pelopor sebagai pesantren tangguh bencana. Karena secara keseluruhan, ada 13 pesantren di semua kecamatan telah ditetapkan sebagai santana yang nantinya akan dilanjutkan dengan beberapa pesantren lainnya.

Tak ayal jika dikesempatan itu, hadir jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Pamekasan. Disamping segenap pengasuh, dan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan pesantren tersebut.

Dikesempatan itu, mereka menyempatkan diri untuk membagikan bantuan vitamin, alat penyemprot disinfektan, masker dan lain-lain. Selain itu, juga digelar vaksinasi covid-19 masal yang juga dilakukan di komplek Pondok Pesantren Al Hasan, Kecamatan Proppo.

Nampak, antusias masyarakat dan santri yang secara sukarela mengikuti vaksinasi yang dilakukan tim Vaksinator dari Pemerintah Kabupaten setempat. Bahkan di saat yang sama juga digelar secara serentak program vaksinasi covid-19 bagi disabilitas serta ODGJ disetiap kecamatan se Bumi Gerbang Salam.(Yudi)

Komentar