oleh

Pemuda Kreatif di Pamekasan Kenalkan Budaya Madura dengan Odheng Lenpello

News Satu, Pamekasan, Rabu 15 September 2021- Melestarikan budaya Madura, apalagi dengan mengenalkan hingga Nusantara menjadi kebanggaan tersendiri. Terutama bagi seorang pemuda kreatif, bernama Ghafiruddin (35) warga Dusun Karang Dhalem Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu Pamekasan Jawa Timur.

Awalnya, di tahun 2016 secara otodidak Ghafi menekuni dunia kerajinan khas Madura yang sarat kearifan lokal. Yakni, dengan bertekad menjadi seorang pengrajin odheng atau topi khas bangsawan Madura.

Bahkan, diakui pria yang membranding odhengnya dengan jargon “Lenpello” itu saat ini bisa memproduksi dalam sehari sebanyak 10 buah. Tak tanggung-tanggung untuk pemasaran dan pemesanan dilakukan oleh koleganya yang dari luar provinsi seperti Kalimantan dan Jogja.

“Kami berdua melakukan produksi, semua berawal ketertarikan pada budaya dan busana Madura. Lalu ada peluang besar untuk dikembangkan hingga kini,” Ungkapnya, Rabu (15/9/2021).

Selama ini dalam mengelola usahanya dengan modal sendiri dan berbekal kemampuan yang diasah dengan sendirinya. Tak ayal, jika pada awalnya modalnya hanya sebesar 500 ribu rupiah.

“Sedangkan untuk perbulannya omset sebelum corona 2 juta. Pas ada corona pesanan menurun drastis tapi masih berjalan,” katanya.

Dengan mengikuti perkembangan jaman, Odheng Lenpello terus dikenalkan dengan pola penjualan ada, baik secara online dan sosmed. Disamping secara offline atau distribusi, melalui para kolega yang ada di pasar batik dan pasar 17 Agustus Bumi Gerbang Salam.

“Modalnya cukup kecil karena juga manfaatkan kain perca. Selain kain khusus yang punya corak khas Madura, juga bisa sesuai pesanan,” ujarnya.(Yudi)

Komentar