PIJP Bagikan Al-Qur’an untuk Mushola dan Santri Ngaji

News Satu, Pamekasan, Senin 25 April 2022- Berbagi kebahagiaan dan manfaat terus dilakukan oleh semua kalangan di Kabupaten Pamekasan Jawa timur dengan berbagai hal. Mulai dari bagi takjil, sembako hingga santunan pada anak yatim dan duafa selama bulan suci Ramadhan 1443 H tahun 2022.

Tak terkecuali juga dilakukan oleh kalangan jurnalis yang tergabung dalam Paguyuban Insan jurnalis Pamekasan (PIJP) pada masa jelang hari raya Idul Fitri 1443 H ini. Mereka mengemas berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat terutama yang tidak mampu serta beberapa mushola dengan bantuan para donatur di Bumi Gerbang Salam.

Menurut Wahyudi, Ketua Harian PIJP yang juga selaku penggagas acara, pihaknya memang sengaja menambah muatan agenda sosial agar lebih baik dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya. Yakni diantaranya santunan pada anak yatim, sembako duafa dan pembagian Al Qur’an pada mushola di beberapa kecamatan di Pamekasan.

“Alhamdulillah semua dilakukan dengan bantuan para donatur baik pemerintahan maupun swasta serta kolega yang peduli untuk saling berbagi. Mator sakalangkong ka tretan Sadhajah,” ungkapnya, Senin (25/4/2022).

Tak ayal jika semua bantuan disalurkan secara bertahap sesuai rentetan agenda yang ada agar bisa tersampaikan secara baik dan lancar. Buktinya untuk pembagian Al Qur’an dilakukan mulai Minggu sore di musholla dusun dampol Desa Bulangan haji Pegantenan.

Sedangkan, untuk santunan kepada anak yatim akan disalurkan pada hari ke 27 ramadhan 1443 H mendatang dengan sasaran yang telah ditetapkan. Semua tentu dilakukan dengan semangat saling membagi dan membantu dalam keceriaan bulan penuh berkah Ramadhan tahun ini.

“Terimakasih atas kepedulian PIJP pada para santri ngaji kami, insyaallah bermanfaat dan bisa digunakan untuk belajar mengaji anak-anak setempat kedepannya,” tukas Ustadzah Riskiyah asal Bulangan Haji Pegantenan.

Sekedar diketahui untuk pembagian Al Qur’an juga dilakukan pada warga di Desa Laden, Desa Sumedangan dan pada mushola di Desa Bangkes. Itu dilakukan dengan pertimbangan dan mengingat tempat asal para jurnalis anggota PIJP yang selama ini aktif berkarya untuk mengawal dan informasikan pembangunan kabupaten Pamekasan.(Yudi)