HEADLINEHUKRIMHUKUMNEWSPAMEKASANREGIONAL

Polres Akan Selidiki Seruan Aksi Tolak Vaksin di Pamekasan

102
×

Polres Akan Selidiki Seruan Aksi Tolak Vaksin di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Polres Akan Selidiki Seruan Aksi Tolak Vaksin di Pamekasan
Polres Akan Selidiki Seruan Aksi Tolak Vaksin di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Kamis 4 Februari 2021- Dalam sepekan ini beredar sebuah Pamflet seruan aksi tolak vaksin Covid-19. Selain beredar di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur, juga terlihat viral di media sosial atau warganet di dunia Maya.

Pamflet itu diserukan elemen masyarakat untuk mengajak masyarakat berbondong bondong menolak vaksìn covid19 yang akan dilakukan, dengan aksi massa pada Rabu (4/2/2021) pagi sekitar jam 09:30 Wib.

Dalam kutipan pamflet tersebut, jelas terpampang foto perwakilan massa aksi dan tertulis pula titik kumpul aksi yang sudah difokuskan di area Pelataran Monumen Arek Lancor, kemudian akan bergerak menuju Kantor DPRD Pamekasan .pada Rabu pukul 09.30 WIB.

Namun menurut pantauan media di lapangan hingga Rabu Malam, aksi demo tersebut tidak terlaksana. Bahkan ada yang menginformasikan dari beberapa Masyarakat bahwa rencana itu akhirnya gagal total.

Memang, sebagaimana diinformasikan dalam sosmed, ajakan menolak vaksin Covid-19 itu diserukan oleh sebagian massa Bumi Gerbang Salam. Bahkan mereka sudah mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Putra Madura bersama Forum Lintas NGO.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo memastikan, pihak polres setempat memang tidak memberikan izin. Terkait dengan rencana aksi yang mengatasnamakan Aliansi Putra Madura bersama Forum Lintas NGO tersebut.

“Ya enggaklah (tidak memberi izin aksi). Selama pandemi, tidak ada yang memperbolehkan giat kerumunan,” tegasnya Kamis (4/2/2021).

Bahkan, ia mengaku sudah memanggil orang yang akan melakukan aksi tersebut untuk diberikan pencerahan. Kemudian menjelaskan berbagai alasan tidak diberikannya ijin kegiatan itu mengingat kondisi covid 19 tersebut.

Menariknya yakni, ketika disinggung terkait perihal isu yang akan diangkat menolak vaksìn, apakah bisa disanksi yang oleh polisi. Bahkan, terhadap seseorang yang mengajak masyarakat untuk menolak vaksinasi Covid-19 ini, AKP Adhi mengaku akan mempelajarinya sesuai bukti di Lapangan nantinya.

“Kita akan mempelajari terlebih dahulu, yang pasti untuk aksi sudah kami himbau agar digagalkan karena tidak ada ijin dari kepolisian,” pungkasnya. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.