oleh

Sosialisasi Cukai Tembakau Tetap Berjalan Meski PPKM Darurat di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Rabu 21 Juli 2021- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan Jawa Timur bersama jajaran tim dari Kantor Bea Cukai Madura, Jawa Timur terus melaksanakan sosialisasi ketentuan cukai tembakau ke masyarakat. Tak hanya itu edukasi khusus itu terkait juga pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang masif digalakkan di Bumi Gerbang Salam.

Selama pandemi dan masa pemberlakukan PPKM Darurat mereka lebih memanfaatkan jejaring media. Baik melalui media massa, diantaranya, media online, media cetak, dan elektronik maupun televisi.

Menurut Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Zainul Arifin sosialisasi dimasa pandemi ini memang harus melalui media. Sebab dinilai sangat efektif di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat itu.

“Kami dan Pemkab Pamekasan akan terus mengedukasi masyarakat terkait aturan dan pemanfaatan DBHCT, saat sosialisasi melalui media karena PPKM,” ungkapnya. Rabu (21/7/2021).

Diimbuhkannya, sosialisasi pada tahun ini khusus ditekankan pada penegakan hukum dan pemanfaatan DBHCT 2021. Fungsi penegakan hukum itu meliputi pemberantasan barang kena cukai yang sampai saat ini masih marak di Pamekasan.

“Misalnya soal peredaran rokok ilegal di Madura juga,” tuturnya.

Tak ayal jika dibeberapa kesempatan sosialisasi, Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura juga menyampaikan terkait rencana pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT). Mengingat dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan melalui DBHCHT tahun 2021 dan akan dibangun di lahan Pemkab yang berada di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan.(Yudi)

Komentar