oleh

Suka Duka Tim Desinfeksi dan Pemulasaraan Jenasah Covid 19 di Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Jum’at 13 November 2020- Wabah covid 19 sudah hampir setahun menyelimuti negeri ini. Terutama di pulau Madura yang hingga kini masih harus mewajibkan masyarakat untuk terus berprotokol kesehatan di setiap aktifitasnya.

Banyak pihak dilibatkan dalam upaya menanggulangi pandemi ini. Mulai dari upaya mitigasi, penanganan tanggap darurat. Hingga upaya pasca bencana yang dilakukan oleh stakeholder dan para relawan medis dan non medis.

Salah satunya, yang kerapkali luput dari perhatian yakni Tim Desinfeksi dan Pemulasaraan Jenazah Covid 19. Sebab, setiap kali bergerak tim yang dikhususkan pada upaya pemakaman dan sterilisasi lokasi serta personil yang terlibat.

Menurut, Budi Cahyono Tim Rescue BPBD Pamekasan, Jawa Timur, bahwa keberadaan tim berhazmat putih ini memang selalu hadir digarda terakhir penanganan korban covid. Biasanya, berjumlah 6 orang tim pemulasaraan dari Pemkab setempat serta 2 orang tim desinfeksi yang melibatkan relawan FRPB khusus di Kabupaten Pamekasan.

“Kami sering mendapatkan tugas tidak terduga. Bahkan, pernah dalam sehari ada penguburan berprotokol hingga 3 kali,” ucapnya, Jumat (13/11/20200 pagi.

Dijelaskan lebih lanjut, sebagai tim pamungkas semua anggota tim diharuskan dan disiplin menggunakan Alat Pengaman Diri atau APD standard Level 3. Bahkan jarang pula, mereka harus berjam jam berbalut baju khusus anti virus itu hingga keringat bercucuran disekujur tubuh.

“Semua itu Kami lakukan semata-mata ingin memberikan rasa aman dan nyaman pada warga terutama ahli waris. Agar benar benar steril dalam prosesi pemulasaraan si lapangan,” tutur pria yang juga Ketua FRPB Pamekasan ini.

Sedikit pria berkacamata ini ceritakan, sebelumnya pada Kamis dini hari kemarin, Tim Relawan FRPB bersama Tim Pemulasaraan Pemkab Juga telah melakukan pemakaman jenazah secara standard protokol covid 19 pada warga desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

“Alhamdulillah, proses pemakaman bapak MA, 60, berjalan lancar dan disetujui oleh ahli waris untuk dimakamkan secara protokol setelah dinyatakan meninggal dunia oleh RS. Moh. Noer Pamekasan,” tandasnya. (Yudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.