oleh

Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Sidak Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan

News Satu, Pamekasan, Kamis 13 Januari 2022- Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim secara khusus dikunjungi Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej, beserta rombongan. Muhibah sebagai rangkaian kunjungan kerja dan inspeksi UPT Pemasyarakatan di Provinsi Jawa Timur.

Tak ayal jika di kunjungan kerja ini Wamenkumham langsung didampingi oleh Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur. Bahkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Wakil Menteri, Edward Omar Sharif Hiariej beserta rombongan langsung berkeliling hunian. Secara rijit meninjau tempat Layanan Publik setempat dengan didampingi Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

Tak hanya itu, kemudian mereka nampak juga meninjau salah satu Blok Hunian khusus. Sebab, nantinya akan digunakan sebagai tempat kelas Rehabilitasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA setempat.

Pasalnya, Edward Omar Sharif Hiariej, sangat fokus terhadap program pembinaan Rehabilitasi. Bahkan sesuai jadwal semua program itu akan berjalan pada tahun 2022 ini.

“Saya sangat berharap dengan berjalannya rehabilitasi di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim ini dapat membentuk mental positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham agar ketika mereka bebas nantinya menjadi manusia yang lebih baik daripada sebelumnya,” terangnya, Kamis (13/1/2022).

Lebih lanjut, sebagaimana yang dilansir laman resminya, Wamenkumham juga memberi apresiasi yang baik. Khususnya terhadap Layanan Publik yang ada di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim.

“Saya yakin Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim dapat memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk tahun 2022 mengingat Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim memiliki modal dari segi bangunan yang terbilang masih baru dan jumlah WBP yang juga tidak terlalu over kapasitas serta inovasi-inovasi yang ada di Lapas ini,” tukasnya.

Sementara, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim, Yan Rusmanto mengungkapkan kondisi terkini di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan. Dikatakannya, saat ini jumlah penghuni sebanyak 1.082, sementara kapasitas hunian diperuntukkan bagi 1235 orang, ini merupakan potensi untuk melakukan pembinaan lebih maksimal lagi.

Semua tentunya dengan tidak terlepas dari upaya untuk selalu mengedepankan pelayanan prima kepada para pengguna layanan. Baik warga binaan maupun keluarga dan koleganya, saat ini yang sedang menjadi program prioritas adalah program Rehabilitasi dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Terkait hal tersebut saat ini sudah dilakukan langkah-langkah persiapan dalam waktu dekat akan dilanjutkan kepada pelaksanaan program,” ujarnya.(Yudi)

Komentar

News Feed