oleh

Dirut PT MAM Energindo Ditangkap, Pembangunan RSUD Tetap Dilanjutkan

News Satu, Probolinggo, Sabtu 8 Januari 2022- Tertangkapnya direktur PT. MAM Energindo, Ali Amril, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak mempengaruhi terhadap kegiatan pembangunan RSUD baru, yang berlokasi di kelurahan Sumber Wetan, kecamatan Kademangan, kota Probolinggo, Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus Hartadi, selaku Kepala Dinas PUPR dan Perkim (Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman), kota Probolinggo. Ia mengatakan, bahwa proyek pembangunan RSUD baru itu memiliki alokasi anggaran sebesar 161 Milyar yang dikerjakan PT. MAM Energindo cabang Bojonegoro.

Ia menjelaskan, dengan tertangkapnya direktur PT. MAM tersebut tidak menjadi hambatan atas pelaksanaan pekerjaan pembangunan RSUD baru itu.

“Ya tidak terganggu, terus dikerjakan. Beda jalur. Yang ngerjakan RSUD itu PT. MAM cabang Bojonegoro. Itu oknum, perorangan,” jelasnya, Sabtu (8/1/2022).

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD kota Probolinggo, Agus Riyanto, tidak banyak berkomentar terkait tertangkapnya direktur PT MAM Energindo itu. Sebab, menurutnya komisi tidak memiliki wewenang diranah tersebut melainkan lebih pada wewenang ekskutif. “itu ranah ekskutif,” singkatnya.

Pihaknya menegaskan, dari awal sudah menyarankan agar tidak dilanjutkan. Namun, pihak ekskutif terus melakukan lelang proyek tersebut, padahal dokumen lelangnya terdapat banyak kesalahan.

“Saat RDP kami sudah menyatakan tidak akan bertanggung jawab kalau nantinya ada apa-apa dikemudian hari. Itu sikap kami,” tegasnya.

Sementara, berdasar pantauan dilokasi, proyek RSUD baru itu sudah dilakukan pengerjaan. Tampak, para pekerja masih aktif menimbun barang, membangun kantor, dan memasang pagar. Semuanya sudah rampung dikerjakan. Dan pihak kontraktor sudah memasang papan proyek dilokasi pengerjaan.

Berdasar informasi yang dihimpun sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada tersangka Wali Kota Bekasi, Rahmad Effendi, beserta 13 tersangka lainnya, pada Rabu (5/1/2022) kemarin.

Sedangkan, Direktur PT. MAM Energindo Ali Amril, adalah salah satu dari 13 tersangka tersebut.(Bambang)

Komentar

News Feed