oleh

Ini Program Kerja Ketua GPK Probolinggo Di Pandemi Covid-19

News Satu, Probolinggo, Sabtu 28 November 2020- Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menggelar Muscab I di sebuah hotel. Dalam Muscab tersebut, Moh Amin Haidar terpilih secara aklamasi dengan mendapat dukungan dari 24 PAC GPK di Kabupaten Probolinggo.

H. Moh. Khozin ketua DPW GPK Jatim mengatakan, GPK adalah sayap dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“14 tahun GPK vakum, namun semenjak Mukernas dan Mukerwil, baru diaktifkan kembali, dengan 2 program kaderisasi dan program perekonomian,” ujarnya, Sabtu (28/11/2020).

Ia menerangkan, 90 persen program GPK untuk kaderisasi, dan 10 persen pendidikan politik. Jadi dengan terpilihnya ketua GPK Kabupaten Probolinggo yang baru ini, bisa meningkatkan suara PPP 2024.

“Kami akan terus memberikan kegiatan kepada pengurus GPK di Jawa Timur, ikuti anjuran prokes covid 19 selama pandemi ini,” tandasnya.

Sementara Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Habib Salim Qurais mengatakan, GPK kebanyakan dari kaum mileneal. Jadi harus jangan sampai ketinggalan infirmasi dan kemajuan teknologi.

“GPK yang merupakan sayap PPP harus kreatif dan mendapatkab simpati dari masyarakat,” tukasnya.

Habib Moh Amin Haidar Ketua terpilih DPC GPK Kabupaten Probolinggo periode 2020 – 2025 mengatakan, dirinya akan terus menjalankan amanah terutama perkembangan GPK kedepan untuk membantu PPP.

“Selama 14 hari kedepannya, saya masih membenahi struktur kepengurusan GPK dengan acuan AD/ART. Untuk masalah selanjutnya GPK tetap ikuti dan mendukung keputusan PPP, semoga saya dapat menjalani amanah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama pandemi covid-19, pihaknya akan melakukan edukasi baik ke anggota maupun kepada masyarakat.

“Kami akan berikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan Covid-19, dan juga menghimbau agar selalu mengikuti Protokol Kesehatab (Prokes),” imbuhnya. (Bambang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.